KARS Kembali Lakukan Survei RSUD Biak

Jajaran dokter dan petugas di RSUD Biak ketika menyambut tim surveior yang dipimpin oleh dr. Dita Achadyono, MARS dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) versi 2012, Sabtu (1/2). (Fiktor/Cepos)

BIAK-RSUD Biak kembali menerima  tim surveior yang dipimpin oleh dr. Dita Achadyono, MARS dari Komisi Akreditasi Rumah Sakit (KARS) versi 2012, Sabtu (1/2). Survei yang dilakukan ini adalah survey kedua setelah RSUD Biak dinyatakan lolos dengan akreditasi utama (bintang empat).  dipimpin selaku surveyor dari KARS.

  “Survei verifikasi akreditasi KARS versi 2012 tahun kedua yang diselenggarakan ini  merupakan tindak lanjut dari hasil verifikasi tahun pertama yang dinyatakan lulus secara dengan bintang empat,” kata Direktur RSUD Biak dr. Ricard Ricardo Mayor, M.Kes kepada Cenderawasih Pos, kemarin.

  Dijelaskan, bahwa survei memiliki manfaat penting agar rumah sakit selalu memegang komitmen mempertahankan mutu dan bisa terus mengacu kepada standar akreditasi KARS yang sudah didapat.  Akreditasi KARS ini harus diakui telah secara nyata merubah budaya seluruh program rumah sakit menuju perbaikan mutu pelayanan dan menyadarkan bahwa pelayanan pasien harus dilaksanakan dengan sungguh-sungguh.

  Selain itu, lanjutnya dengan akreditasi itu maka tentu pihak managemen rumah sakit berfokus pada pelayanan kepentingan pasien menggunakan tolak ukur yang objektif, mengedepankan mutu dan keselamatan pasien, dan melaksanakan  pelayanan secara kolaboratif.

  “Melakukan  dievaluasi pelaksanaannya dan diperbaiki secara terus menerus. Sehingga pada saat akreditasi yaitu quality improvement dan pasien safety serta continue of care telah secara perlahan tapi pasti menempatkan pasien sebagai subjek dalam proses perbaikan kesehatannya,” tandasnya.

  “Yang pasti pelayanan di RSUD Biak terus ditingkatkan, berbagai perbaikan terus dilakukan, demikian halnya pihak managemen juga terus melengkapi sarana dan prasana penunjang pelayanan. Oleh karena itu, saya kira disurvei tahap kedua ini hasilnya tetap baik dan status akreditasi bintang empat tetap dipertahankan,” sambung dr. Mayor.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *