Susi Air Resmi Layani Elelim

Pemilik pesawat perintis Susi Air,  Susi Pujiastuti saat memotong pita sebagai tanda diresmikanya layanan penerbangan perdana Susi Air  ke Elilem, Jumat (31/1). Robert Mboik Cepos

SENTANI-Kementerian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Udara Kantor Unit Penyelenggara Bandara (UPB) Sentani secara resmi membuka  penerbangan perdana subsidi angkutan udara perintis tahun 2020 KPA Elelim, Jumat (31/1).

Kepala Bandar Udara, Elelim, Faisal Rahman menjelaskan,  program subsidi angkutan udara perintis Susi Air itu sebenarnya sudah dilaksanakan mulai pada 16 Januari 2020.

“Untuk seremonialnya dilakukan, Jumat, (31/1) hari ini.  Jadi penerbangan perdana khusus wilayah Elelim dilaksanakan hari ini,” kata Faisal Rahman saat ditemui wartawan usai melaksanakan kegiatan tersebut di kompleks Bandara Sentani, Jumat (31/1).

Dia menjelaskan, untuk Korwil Eleliem  sendiri, melayani 11 rute yakni Sentani- Dabra, Sentani-Borme, Sentani-Elelim, Sentani-Karubaga, Sentani-Luban, Sentani-Kasonaweja, Sentani-Sarmi, Sentani-Batom, Sentani-Kiwirok, Sentani-Ilu, Sentani-Terablu.

“Korwil Elelim sendiri merupakan pelimpahan  dari Korwil Sentani sebelumnya,” ujarnya

Lanjut dia, setelah Bandara Sentani dilimpahkan pengelolaannya ke Angkasa Pura 1, pihaknya mengalami kelimpahan anggaran untuk melaksanakan subsidi tersebut. Untuk subsidi pesawat perintis ini sudah dilaksanakan tahun kedua, tahun pertama dilaksanakan 2019 lalu.

“Sangat luar biasa untuk cakupan seluruh rute yang ada di Korwil Elelim sendiri, realisasi untuk frekuensi maupun untuk target penumpangnya terpenuhi bahkan lebih,” ungkapnya.

Dikatakan, dengan melihat capaian yang  sudah berhasil diraih sebelumnya menandakan bahwa memang kebutuhan masyarakat untuk pelayanan penerbangan angkutan perintis ini sangat dibutuhkan khususnya di daerah pedalaman.

“Kita termasuk yang lebih,  berarti masyarakat itu membutuhkan subsidi angkutan penerbangan perintis, target penumpang yang melebihi dari target itu menandakan animo masyarakat cukup tinggi menggunakan moda transportasi udara melalui program subsidi angkutan udara perintis ini,”pungkasnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *