Orang Tua Pukul Guru Diselesaikan Kekeluargaan

Thiasoni   Betaubun,  S.Sos, M.Pd, MM (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Salah satu  orang tua murid   di SD Inpres Jagebob 6 yang melakukan  pemukulan  terhadap   seorang guru bernama Sudarsono yang menyebabkan  korban  mengalami lebam  pada bagian  mata  beberapa  hari lalu, akhirnya diselesaikan secara kekeluargaan. Ini karena selain   keduanya  orang Jagebob, juga antara korban dan pelaku sama-sama orang dari  Banyuwangi.

  Pelaku sendiri  telah ditahan oleh pihak kepolisian  setelah adanya laporan  penganiayaan  tersebut. Kepala Dinas  Pendidikan dan Kebudayaan kabupaten Merauke Thiasoni   Betaubun,  S.Sos, M.Pd, MM sebelum   berangkat  menuju  Jagebob  mengungkapkan bahwa  persoalan  tersebut diselesaikan secara kekeluargaan.   

   Menurut Thiasoni  sejak   peristiwa   itu  merebak dan  sampai ke pihaknya, dirinya langsung  menuju ke Jagebob  untuk mengecek secara  langsung  sejauh mana proses  tersebut. ‘’Pada Jumat lalu,  yang bersangkutan sudah dimasukan   ke  dalam sel. Kemudian saya minta kepada kedua belah pihak   untuk menunggu  hasil visum dokter. Kita akan melihat  hasil visum dokter  kaitannya Pasal 351  KUHP  ayat (1),  ayat (2), dan ayat (3).    Kalau  ayat (1), ancamannya 2 tahun 8 bulan. Kalau ayat (2) ancamannya di atas 5 tahun . Namun demikian, kalau cacat permanen.  Tapi   ini tidak cacat dan sudah pulih,’’ katanya.

   Selain    itu,  antara pelaku dan korban sama-sama warga Jagebob dan sama dari satu daerah yang sama  yakni Banyuwangi.  ‘’Tapi hari ini, kami akan  duduk sama-sama kepala kampung, komite, distrik, Polsek, dan orang tua  untuk menyelesaikan,’’ katanya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *