Mahasiswa Papua di Tiongkok Terus Dipantau

Cegah Virus Korona, Dinkes Papua Siaga

JAYAPURA-Berkaitan dengan dampak virus Korona yang bersumber dari Wuhan, Tiongkok, Pemerintah Provinsi Papua dalam hal ini Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BPSDM) Provinsi Papua diinstruksikan untuk memantau perkembangan mahasiswa asal Papua yang tengah melakukan studi di berbagai daerah di Tiongkok.

Terkait dengan kondisi WNI (Warga Negara Indonesia) di Tiongkok, Sekretaris Daerah Provinsi Papua, Hery Dosinaen, SIP., MKP., mengatakan, Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi telah menyampaikan bahwa tidak ada masalah terkait dengan WNI di Tiongkok.

“Menlu sudah menyampaikan bahwa tidak ada masalah. Tetapi, kami dari Pemprov Papua melalui BPSDM yang menangani mahasiswa terus memantau anak-anak kita di sana. Dengan harapan tidak terjadi hal-hal yang tak diinginkan,” ujar Sekda Hery Dosinaen menjawab Cenderawasih Pos, Kamis (30/1) kemarin.

Disinggung mengenai kemungkinan pemulangan mahasiswa Papua dari Tiongkok ke Papua, Sekda Dosinaen kembali menekankan bahwa masih perlu untuk melihat perkembangan situasi, disamping kebijakan pemerintah Tiongkok terkait lokus-lokus yang menjadi virus.

“Kita lihat perkembangannya apakah harus segera dipulangkan atau tetap di sana. Paling penting, pemerintah dalam hal ini Kemlu menjamin bahwa semua aman,” pungkasnya.

Sementara itu, setelah Rapat Koordinasi Kesiapsiagaan Penanganan Virus Corona (nCoV) bersama stakeholder terkait di kantor Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Selasa (28/1) lalu, Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi Papua, dr. Silwanus Sumule menyebutkan bahwa status Kedaruratan Kesehatan Masyarakat (KKM) nCoV secara lisan akan ditetapkan pada tahap kesiapsiagaan penanganan PIE (Penyakit Infeksi Emerging), dalam hal ini segera ditetapkan secara formal melalui SK Gubernur Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *