127  Peserta Mandiri BPJS Kesehatan Turun Kelas

Erfan Chandra Nugraha (Sulo/Cepos)

MERAUKE-Kebijakan  pemerintah  menaikan iuran BPJS  Kesehatan terhitung mulai Desember 2019  membuat sejumlah  peserta Mandiri BPJS Kesehatan  turun   kelas. Kepala BPJS Kesehatan Cabang merauke Erfan   Chandra   Nugraha, mengungkapkan bahwa sejak     Desember 2019 sampai akhir bulan Januari   2020, jumlah peserta mandiri yang    telah  mengajukan penurunan  kelas  dan telah diproses  sebanyak  127  peserta.

  “Sampai  hari ini, jumlahnya  baru mencapai 127,’’ kata Erfan saat ditemui  di ruang kerjanya,  Rabu (29/1).

  Jumlah ini, kata  Erfan  sudah  secara keseluruhan untuk 4  kabupaten  yakni Merauke, Boven Digoel, Mappi dan  Asmat.  Sedangkan    khusus Merauke   sudah tercatat  85 orang. ‘’’Ini untuk  semua kelas  baik dari  kelas I ke kelas II, kemudian kelas   II ke kelas III,’’ terangnya.    

   Dibandingkan dengan jumlah peserta  mandiri  sendiri, kata Erfan, jumlah ini sebenarnya masih sangat  kecil dibandingkan dengan  peserta  mandiri di Kabupaten  Merauke. Karena menurut   dia, jumlah   peserta  mandiri  BPJS Kesehatan di Kabupaten  Merauke sudah mencapai   13.000 orang lebih. ‘’Kalau dilihat di Merauke,    orang yang turun kelas akibat penyesuaian  relatif  sedikit dibandingkan dengan   daerah-daerah lain yang peserta mandirinya lebih banyak,” katanya.    

  Soal  alasan turun  kelas, menurut Erfan, hampir  semua  yang turun kelas  tersebut memiliki  alasan  disesuaikan dengan  kemampuan  ekonomi.   Soal  potensi meningkatnya  tunggakan pembayaran   iuran  bagi peserta mandiri  tersebut dengan naiknya   iuran     setiap bulannya  tersebut, Erfan Chandra Nugraha  mengungkapkan bahwa   sudah pasti dan relatif.

    Sebab, sebelum penyesuian dilakukan  juga sudah ada  tunggakan   yang dilakukan oleh para peserta  mandiri. “Memang banyak yang tanya seperti itu dan itu sudah pasti. Karena   awalnya Perpres ini  disesuaikan. Karena hitungan  iuran ini sebenarnya jauh dari seharusnya, sehingga dilakukan penyesuaian,” tandasnya. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *