Majelis Hakim Tolak Eksepsi Empat Terdakwa

Empat (4) orang terdakwa, saat keluar dari ruangan sidang, usai mengikuti sidang dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majelis Hakim (MH) di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Selasa (28/1). (Yewen/Cepos)

JAYAPURA- Kasus bentrok antara mahasiswa eksodus dan aparat keamanan yang terjadi pada tanggal 23 September 2019 kembali lagi disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Abepura, Kota Jayapura pada Selasa  (28/1) kemarin malam.

Sidang ini di pimpin oleh Majelis Hakim Ketua Maria. M Sitanggang, SH, MH dan Majelis Hakim Anggota I Abdul Gafur Bungin, SH dan Majelis Hakim Anggota II Muliyawan, SH, MH dengan agenda pembacaan putusan sela oleh Majelis Hakim (MH).

Dalam persidangan ini menghadirkan 4 orang terdakwa, masing-masing bernama Yogi Wenda, Jumbrif Kogoya, Elimus Bayage, dan Maya Kamarigi.

Dalam putusan sela yang dibacakan oleh Anggota Majelis Hakim I, Abdul Gafur Bungin, SH, menolak semua eksepsi atau keberatan yang disampaikan oleh Penasehat Hukum (PH) dari 4 orang terdakwa dan meminta Jaksa Penuntut Umum (JPU), untuk sidang dilanjutkan ke pembuktian atau pemeriksaan saksi-saksi.

“Seluruh eksepsi atau keberatan dari Penasehat Hukum (PH) terdakwa ditolak dan meminta sidang terhadap 4 orang terdakwa dilanjutkan dengan agenda pembuktian atau pemeriksaan saksi-saksi,” kata Abdul, dalam surat putusan sela yang dibacakan di depan Penasehat Hukum terdakwa dan JPU serta didengar secara langsung oleh 4 orang terdakwa di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Selasa (28/1).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *