Lanjutan Repatriasi Kerangka Tentara Jepang Kembali Disosialisasikan

Sosialisasi repatriasi kerangka tentara Jepang yang gugur dalam perang dunia II di Provinsi Papua, di ruang rapat Bappeda Kabupaten Biak Numfor, Senin (28/1). (Fiktor/Cepos)

BIAK-Lanjutan repatriasi kerangka tentara Jepang yang gugur dalam perang dunia II di Provinsi Papua kembali disosialisasikan, di ruang rapat Bappeda Kabupaten Biak Numfor, Senin (28/1). Sosialisasi itu dilakukan langsung oleh pihak Direktorat Perlindungan Kebudayaan Direktorat Jenderal Kebudayaan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.

  Sosialisasi yang dibuka oleh Plh. Sekretaris Daerah Kabupaten Biak Numfor Ir. Andarias F. Lameky, MM juga dihadiri langsung oleh utusan dari Jepang, masing-masing dari Kementerian Kesehatan Jepang, Kementerian Kebudayaan dan Sosial Jepang dan perwakilan dari Kedutaan Besar (Kedubes) Jepang untuk Indonesia.

  Selain pemaparan materi, sosialisasi yang juga diisi oleh tanya jawab pada dasarnya membicarakan kompensasi Pemerintah Jepang kepada Pemerintah Daerah Kabupaten Biak Numfor dan masyarakat setempat pada khususnya. Kompensasi di berbagai sector dinilai penting supaya masyarakat atau pemerintah daerah juga ikut mendapatkan dampak positif dari lanjutan repatriasi dimaksud.

   Lanjutan kerja sama itu nantinya meliputi  proses pencarian, pengumpulan kerangka dan identifikasi kerangka, kemudian kerangka dibakar sehingga menghasilkan abu untuk dibawa pemerintah Jepang ke Negeri Sakura itu, serta bentuk kompensasi yang diberikan Jepang kepada pemerintah Indonesia dalam hal ini Kabupaten Biak Numfor serta beberapa daerah lainnya.

  Sekedar diketahui, bahwa sepanjang sejarah Perang Dunia II, Provinsi Papua dan Papua Barat menjadi saksi bisu pertarungan para tentara Amerika Serikat dan Jepang pada tahun 1939-1945. Jepang memang pernah menorehkan sejarah di wilayah ujung timur Indonesia (Papua dan Papua Barat). Ribuan tentara Jepang pernah berjibaku dengan tentara sekutu pimpinan Amerika di wilayah Papua semasa Perang Dunia II.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *