Dukungan Semakin Besar, Piter Gusbager Dan Waghfir Kosasih Siap Maju Di Pilkada Keerom

Bakal Calon Bupati Keerom, Piter Gusbager, S.Hut, MUP dan Waghfir Kosasih, SH, MH, M.Si Penyampaian visi dan misi di DPD Partai Golkar Provinsi Papua, Senin (27/1) kemarin. (Piter for cepos)

JAYAPURA- Mendapatkan dukungan masyarakat dan Partai Politik (Parpol) semakin besar, Piter Gusbager, S.Hut, MUP dan Drs. Waghfir Kosasih, SH, MH, M.Si memastikan langkah untuk maju sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Keerom periode 2020-2024.

Bakal Calon Bupati Kabupaten Keerom, Piter Gusbager, mengatakan bahwa dengan dukungan dari masyarakat yang semakin besar, maka dirinya bersama Waghfir Kosasih, berkomitmen untuk maju sebagai bupati dan wakil bupati Kabupaten Keerom periode 2020-2024 mendatang.

“Dukungan masyarakat semakin besar kepada kami, sehingga kami berkomitmen untuk maju dalam membangun Keerom lima tahun kedepan,” kata Piter kepada cenderawasih pos Jayapura, Selasa (28/1).

Piter mengatakan, saat ini kurang lebih ada 6 partai politik (parpol) dengan jumlah 11 kursi yang siap mendukung dirinya dan Waghfir Kosasih sebagai calon bupati dan wakil bupati Kabupaten Keerom dalam pilkada serentak yang akan berlangsung pada bulan September tahun 2020 mendatang.

“Dengan dukungan dari para tokoh adat, tokoh masyarakat, para paguyuban, dan masyarakat Keerom serta dukungan dari parpol, maka kami siap bertarung pada pilkada serentak bulan September 2020 mendatang,” katanya.

Sementara itu, Bakal Calon Wakil Bupati Kabupaten Keerom, Waghfir Kosasih mengatakan bahwa, negara ini adalah negara hukum dan salah satu tahapan adalah memilih pemimpin di negara dan daerah melalui proses pilkada.

Oleh karena itu, tahapan pilkada yang sedang berjalan ini harus disikapi secara bijaksana dan tidak menyebarkan hal-hal yang bersifat bohong atau hoax, tetapi bagaimana menjaga suasana yang aman, nyaman dan damai dalam proses tahapan pilkada di Kabupaten Keerom.

“Mari kita sikapi dengan bijak tahapan pilkada yang ada, karena ini adalah hal yang rutin setiap lima tahun sekali di Indonesia, khususnya di Kabupaten Keerom,” katanya.

Kosasih, mengajak seluruh masyarakat, untuk menyikapi dengan bijak tahapan pilkada langsung yang akan dilaksanakan di tanah air, khususnya di tanah Papua. Karena bukan hanya ritual 5 tahunan, tetapi lebih daripada itu memilih pemimpin yang akan menentukan nasib masyarakat di suatu daerah. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *