Tingkatkan Kualitas BKKBN Evaluasi Diklat

JAYAPURA- Dalam rangka meningkatkan kualitas Diklat Pelatihan dan Pengembangan Program, maka BKKBN Perwakilan Provinsi Papua melakukan evaluasi untuk meningkatkan mutu kedinasan  dari Tipe B menjadi Tipe A di BKKBN Perwakilan Provinsi Papua.

Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Papua, Charles Brabar, SE, M.Si, mengatakan bahwa salah satu hal yang dilakukan awal tahun ini adalah mengevaluasi tim penjaminan mutu kedinasan  BKKBN, sehingga kedepan dapat meningkatkan kualitas terhadap mutu pelatihan dan pengembangan program di BKKBN.

“Kami mengumpulkan beberapa mantan-mantan pimpinan diklat yang pensiunan, bersama dengan bidang-bidang yang ada di lingkung BKKBN dan juga daerah-daerah, untuk dapat memberikan masukan, saran, untuk mengevaluasi diklat ini, sehingga kedepan terus meningkatkan kualitasnya di bidang pelatihan dan pengembangan program,” kata Brabar kepada cenderawasih pos disela-sela kegiatan evaluasi yang berlangsung di Hamadi Distrik Jayapura Selatan (Japut) Kota Jayapura, Kamis (23/1).

Menurut Brabar, dengan adanya evaluasi hari ini (kemarin-red), maka jika ada kelemahan-kelemahan yang ada di diklat, maka bisa dapat dibenahi secara bersama-sama dalam rangka penguatan terhadap pelatihan-pelatihan di masa-masa yang akan datang.

Kata Brabar, Diklat BKKBN sendiri tahun 2018 yang lalu sudah mendapatkan akreditasi tipe B, sehingga hal ini tentu akan mengarah kepada tipe A secara nasional dan tentu akan memberikan kontribusi dan penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya di bidang pengelolaan program kependudukan keluarga berencana dan pembangunan keluarga di Papua.

“Di tahun 2020 ini kami benahi secara bertahap pada perencanaan-perencanaan yang disusun oleh tim perencana BKKBN pada anggaran tahun 2021 dan seterusnya,” ucap mantan Kepala BKKBN Provinsi Papua Barat ini.

Diklat ini sendiri merupakan bagian dari salah satu bidang di dalamnya, sehingga tentu akan menjadi bagian dari pusat pelatihan, pengembangan penelitian yang dapat menyediakan SDM yang unggul, agar dapat memberikan masukan-masukan yang nantinya akan dilaporkan ke BKKBN di pusat. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *