Dua Pembobol  ATM Gunakan Topeng dan Jaket Hitam

MERAUKE- Penyidik  Reserse Kriminal  Polres Merauke  masih  terus melakukan penyelidikan untuk mengungkap  pelaku  pembobol   mesin  ATM Bank Mandiri dan Bank  BNI  di Kompleks Niaga Seringgu  Merauke  yang ditemukan   pada  Rabu (21/1) pagi.

   Kapolres Merauke  AKBP Agustinus Ary Purwanto, SIK melaui Kasat Reskrim AKP Carroland Rhamdhani, SIK, SH, MH, mengungkapkan bahwa pihaknya masih  melakukan  penyelidikan  terhadap  pembobolan  ATM  Bank Mandiri dan  BNI tersebut.   

  Meski  pihaknya mengamankan  kamera CCTV yang  dipasang di kedua  mesin ATM  tersebut, namun   hasil    rekamannya  kabur dan gelap. Karena   sebelum melakukan  aksinya, pelaku   terlebih dahulu  mematikan  lampu yang ada di  kedua mesin ATM  tersebut. “Dari  rekaman CCTV, ada   dua  pelakunya. Hanya   tak dapat dikenali karena selain  kabur dan gelap, kedua pelaku   tersebut menggunakan topeng dan  jaket hitam,” kata  Kasat  Reskrim.

   Hasil   rekeman  CCTV juga  diketahui, dari dua pelaku  tersebut, satu diantaranya sebagai eksekutor  yang membongkar  mesin ATM dan satunya  mengawasi situasi yang ada di sekitar ATM. ‘’Tapi keduanya  berada di  dalam  mesin ATM. Cuma  yang satu  ada di pintu  masuk  ATM,’’ terangnya.

  Kasat Reskrim   memperkirakan, kedua pelaku  tersebut sudah memperhatikan kedua ATM  tersebut sebelum melakukan aksinya.  ‘’Karena mereka sudah tahu situasi ATM,’’ terangnya.

   Diketahui, kedua  mesin ATM tersebut diketahui dibobol  saat salah satu nasabah  melakukan transaksi  dan mendapati  mesin ATM  tersebut rusak.  Saat dilakukan pengecekan  ternyata diketahui BNI  kehilangan uang tunai sebesar Rp 2.850.000  jika ditambahkan dengan kerusakan mesin ATM kerugian sebesar Rp 22.850.000.   Sementara Bank Mandiri  kehilangan Rp 2 juta yang jika ditambahkan dengan kerusakan mesin  ATM mengalami kerugian total Rp 27 juta. (ulo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *