PON Harus Juga Memberi Manfaat Ekonomi Bagi Orang Papua

Kenius Kogoya. (Noel/Cepos)

JAYAPURA- Pennyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional ke 20 tahun 2020 tentu tidak hanya memberikan manfaat dari sisi olahraga tetapi ada juga ekonomi yang bisa memberikan manfaat bagi masyarakat asli Papua sehingga ini harus dimanfaatkan semaksimal mungkin.

Hal ini diungkapkan Sekretaris Koni Papua Kenius Kogoya saat diwawancarai oleh Cenderawasih Pos di Jayapura Rabu, (22/1).

Dikatakan dalam penyelenggaraan PON bagi seluruh masyarakat yang ada di tiga wilayah Cluster yaitu Kota Kabupaten Jayapura, Merauke dan Timika bahwa dampak dari penyelenggaraan PON ini akan menghadirkan ribuan orang.

” Apakah kita akan menjadi penonton saat orang datang? saya harapkan kepada seluruh masyarakat Papua untuk mempersiapkan apa saja yang bisa disiapkan untuk menghasilkan nilai ekonomis pada penyelenggaraan PON ini seperti ekonomi kreatif dari mama Papua dan pemuda Papua harus disiapkan seperti noken aksesoris bernuansa Papua dan lainnya,” katanya.

Dikatakan Kogoya  PON 2020 Papua tidak berbicara soal olahraga saja tetapi akan memberikan manfaat ekonomi dan pariwisata sehingga ia harus dimanfaatkan baik.

” Ini merupakan peningkatan ekonomi bagi orang Papua sehingga Jangan berpikir bahwa ini hanya untuk orang-orang tertentu saja, tetapi PON ini untuk semua orang Papua dan orang yang datang nantinya berjumlah puluhan ribu orang dari seluruh Indonesia sehingga ketika mereka Pulang , pasti tidak dengan tanah kosong. Inni sudah harus dipikirkan Pemuda Papua, karena mereka pasti menginginkan oleh-oleh dan ini harus disiapkan oleh pemuda dan mama Papua,” katanya.

Kogoya juga mengatakan pemuda tidak hanya sibuk dengan aktivitas rutinitas yang sangat merugikan dirinya dan keluarga dengan hal -hal yang tidak bermanfaat,  Tetapi bagaimana memanfaatkan peluang untuk menciptakan ide kreatif yang bisa menghasilkan nilai.

” Pemuda hari ini harus kreatif,  dengan kerajinan tangan dan lain sebagainya seperti yang ada di YouTub,  sudah bisa dimanfaatkan untuk dikelola sehingga pada pelaksanaan PON. Hal itu yang bisa dijual dan menghasilkan nilai ekonomis, dan mulai disiapkan dari sekarang, tapi harus diingat, fokuskan ke kearifan lokal Papua,” katanya, (oel).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *