Kabar Flu Wuhan Gemparkan Gedung BRI

Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto mendatangi kantor Huawei di Wisma BRI 2, Jakarta, Kamis (23/01). Menkes Terawan menegaskan tidak ada virus corona seperti info yang beredar sebelumnya. . BRI menyatakan telah melakukan pengendalian risiko keselamatan bagi pekerja BRI dengan memberikan masker untuk seluruh pekerja Kantor Pusat Bank BRI.FOTO:MIFTAHULHAYAT/JAWA POS

Lion Grup Batalkan Penerbangan ke Wuhan

JAKARTA, Jawa Pos-Kemarin (23/1) Gedung Bank Rakyat Indonesia (BRI) II sempat gempar karena diduga ada karyawan Huawei yang berkantor di gedung tersebut terkena 2019-novel coronavirus (2019-nCoV). Intruksi untuk memakai masker pun sempat dilakukan. Kabar tersebut tersebar hingga keluar. Membuat Menteri Kesehatan Terawan Agus Putranto melakukan tinjauan.

            Kemarin, Jawa Pos kebetulan sedang ada di lokasi gedung BRI II karena adanya agenda konferensi pers dan analyst meeting paparan kinerja BRI. Ada yang berbeda dengan perlakukan security pada tamu. Tidak hanya pemeriksaan barang bawaan. Namun, juga memberikan masker.

            Hampir seluruh orang di lingkungan Gedung BRI memakai masker. Hal ini membuat beberapa orang kasak-kusuk menanyakan tindakan yang tidak biasa ini. ”Mulai dibagi masker sekitar jam 2 siang,” ujar salah seorang karyawan yang enggan disebutkan namanya. Pemakaian masker tak hanya sebentar. Masih banyak ditemui karyawan yang mengenakan masker saat jam pulang kantor pada sore hari.

            Usai konferensi pers paparan kinerja BRI digelar sore harinya, Dirut BRI Sunarso langsung angkat bicara mengenai kabar virus tersebut. Dia menampik keras adanya kabar simpang siur tentang virus yang menyebar di gedung tersebut.

            “Pertama, BRI selalu menjaga keselamatan dan kesehatan kerja. Kedua, bahwa sebenarnya berita tentang bahwa di BRI ada virus Corona tidak benar,” ujarnya dengan nada tinggi.

            Sunarso juga menjelaskan bahwa yang sebenarnya terjadi adalah orang yang sakit itu bukanlah karyawan BRI. “Bukan karyawan BRI itu dan dibawa ke rumah sakit dan sudah diidentifikasi didiagnosis radang tenggorokan biasa,” tegasnya.

            Dia menegaskan, BRI selalu menjaga keselamatan dan kesehatan kerja di lingkungan kerja. “Sekali lagi berita tentang ada virus Corona di BRI tidak benar,” imbuhnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *