BNN Sulit Ungkap Bandar Utama Narkoba

Empat tersangka pengedar sabu saat dihadirkan dalam kegiatan press release di Kantor BNN Kabupaten Jayapura, Kamis (23/1). (Robert Mboik Cepos)

SENTANI- Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Jayapura memusnahkan barang bukti narkotika jenis sabu yang diamankan dari empat orang tersangka sejak awal Januari 2020.

Keempat pelaku tersebut sudah ditetapkan sebagai tersangka oleh pihak BNN Kabupaten Jayapura. Mereka masing-masing berinisial, JK, AM, TB dan H.

Kepala Seksi Pemberantasan  Badan Narkotika Nasional Kabupaten Jayapura, Samsul Alam mengatakan, pihaknya kesulitan untuk mengungkap bandar utama sindikat pengedar narkoba ke wilayah Papua.

“Setelah kami kembangkan, kami tidak bisa kembangkan lagi untuk mengungkap bandar besar dari jaringan ini.  Makanya putus. Karena tersangka H dengan pemilik barang, sudah tidak ada komunikasi lagi sehingga kami putuskan untuk tidak dilanjutkan kasusnya, tapi kami tetap lakukan pengawasan,”jelas Samsul Alam kepada warrtawan di Kantor BNN Jayapura Sentani, Kamis (23/1), kemarin.

Dia menjelaskan, kronologi penangkapan terhadap empat tersangka ini berawal dari informasi warga. Mereka ditangkap di tempat berbeda. Untuk tersangka JK ditangkap di Wamena, kemudian setelah dilakukan pengembangan mengarah kepada satu tersangka lainnya berinisial AM. Pada saat dikembangkan barang tersebut ternyata berasal dari Jayapura, kemudian setelah dilakukan interogasi terhadap AM, ternyata ada keterlibatan tersangka TB. Pengakuan TB menjurus kepada salah satu tersangka lain yakni H. Dia ditangkap di Hamadi dan dari dialah barang tersebut berasal. Namun pihak BNN kesulitan untuk mengungkap bandar besar sindikat pengedar narkoba masuk Papua. Karena, H selaku pengedar di Papua tidak lagi terhubung dengan P selaku pemasok dari Makassar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *