Penadah Terjaring Razia, Pelaku Curanmor Dibekuk Polisi

WAMENA-Razia yang dilakukan pihak kepolisian terhadap kendaraan bermotor di Jayawijaya yang terus dilakukan ini, nampaknya membawa hasil positif. Sebab,  sudah ada beberapa orang yang mendapatkan kendaraannya yang dilaporkan hilang atau dicuri, seperti halnya korban Hasyim yang menemukan motornya telah dijual orang lain.

  Dari kronologisnya piket fungsi Reskrim dan piket fungsi lainnya melaksanakan giat razia motor di Jalan Trikora Wamena. Pukul 10.20 WIT pelaku penadah dengan inisial VW (40) melintas dengan menggunakan motor, saat diperuiksa, ternyata VW tidak membawa kelengkapan surat kendaraan, sehingga motor ditahan di Polres Jayawijaya.

   Usai motor ditahan, pelaku VW datang ke kantor Polres Jayawijaya dengan menunjukkan surat kelengkapan motor tersebut berupa STNK kepada anggota piket lantas. Saat  dilakukan pengecekan terdapat kecocokan motor dengan STNK tersebut. Namun pada saat bersamaan datang saksi Koim melapor  bahwa motor yang hendak diambil oleh VW adalah kepemilikan saksi sambil menunjukkan foto BPKB asli motor.

    Kapolres Jayawijaya AKBP. Dominggus Rumaropen saat dikonfirmasi membenarkan adanya  kejadian tersebut, sehingga dari Satlantas melimpahkan kepada sat Reskrim, dan selanjutnya piket sat reskrim melakukan pemeriksaan terhadap korban, saksi dan pelaku.

   “Dimana dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku VW membeli motor tersebut dari pelaku YK seharga Rp 3 juta, saat itu anggota satreskrim langsung melakukan penangkapan terhadap pelaku YK yang merupakan pelaku curanmor di rumahnya di Jalan Trikora Wamena,”ungkapnya Rabu (22/1) kemarin

   Usai ditangkap, Lanjut Rumarepan,  piket reskrim melakukan pemeriksaan terhadap pelaku YK dan dari hasil pemeriksaan diketahui bahwa pelaku YK mencuri motor tersebut dari kos lama korban. Dimana kos korban merupakan milik pelaku yang setelah kejadian kerusuhan Wamena tanggal 23 september 2019 korban pergi mengungsi ke Jawa dan meninggalkan barang-barangnya di kos tersebut.

  “Pelaku YK ini memanfaatkan waktu pasca kerusuhan tahun lalu yang saat itu korban mengungsi ke Jawa, namun motor tersebut disimpan di rumah kos-kosannya yang kebetulan adalah milik dari pelaku YK sehingga ia mengambil motor dan STNKnya dan dijual ke Pelaku Penadah VW,”bebernya

   Kapolres Juga mengaku jika dari hasil razia ini sudah ada masyarakat yang kehilangan motornya melakukan pengecekan di Polres Jayawijaya, dan dari pengecekan itu ada juga yang masih mengenali motornya sehingga akan dilakukan pengecekan nomor mesin dengan surat yang dimiliki oleh masyarakat memiliki motor tersebut. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *