Jalan Utama Harus Dibangun Tiga Jalur

Pekerjaan saluran drainase di sepanjang ruas jalan utama Kota Sentani, Rabu (22/1). Untuk penataan kawasan Kota Sentani ke depan, maka ruas jalan utama harus dikembangkan menjadi tiga lajur.Robert Mboik Cepos

SENTANI- Kepala Dinas Pekerjaan Umum Kabupaten Jayapura, Alphius Toam mengatakan, untuk penataan kawasan Kota Sentani ke depan, ruas jalan utama harus dikembangkan menjadi tiga jalur.

“Pak Bupati menghendaki penataan kota harus dilakukan supaya ketika pelaksanaan PON, jalan utama di Kota Sentani harus dikambangkan,   dua jalur yang ada itu harus ada 6 jalur, ada  tiga di kiri dan tiga di kanan,” kata Alphius Toam saat ditemui di Kantor Bupati Jayapura, Rabu (22/1).

Dia mengatakan, perencanaan pengembangan kawasan Kota Sentani itu selain untuk mendukung pelaksanaan kegiatan Pekan Olahraga Nasional yang akan dilaksanakan pada Oktober 2020, ini juga berkaitan dengan kepentingan jangka panjang bagi Kabupaten Jayapura.

Mengingat saat ini, kondisi ruas jalan utama di Kabupaten Jayapura tidak dapat menampung banyaknya jumlah kendaraan yang ada setiap saat.

“Kita juga melihat kapasitas infrastruktur yang tersedia untuk mendukung pelaksanaan PON, misalnya jalan. Kapasitas jalan utama di pusat Kota Sentani dinilai tidak mampu menampung kendaraan yang nanti akan melayani pada saat pelaksanaan PON,” kata mantan Kadis Pendidikan Kabupaten Jayapura itu.

Karena diperkirakan kendaraan yang akan digunakan saat PON tersebut berkisar 400 sampai 600 unit kendaraan bis. Tidak bisa dipungkiri dengan kondisi jalan yang ada saat ini kemacetan akan terjadi pada saat penyelenggaraan PON tersebut. Meski diakui pemerintah telah berupaya untuk membangun jalan alternatif dari Telaga Ria sampai Dapur Papua dan Nendali menuju Yabaso.

Dia menjelaskan, kemacetan yang sudah mulai terjadi di Kabupaten Jayapura saat ini karena luas jalan yang masih terbatas.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *