Delapan Unit Rumah Dinas TNI di Bucen IV Terbakar

ANGKUT BARANG:Beberapa anggota polisi saling gotong membopong barang  menjauh dari lokasi kebakaran di Bucend IV Kotaraja, Selasa (21/1). Sebanyak 8 unit rumah ludes terbakar. gamel/ cepos

JAYAPURA-Warga perumahan Bucen IV Kotaraja, Selasa (21/1) siang kemarin dibuat panik dengan terbakarnya delapan unit rumah milik TNI. Rumah berbentuk kopel ini ditempati oleh prajurit dari Kodam XVII/Cenderawasih dan Kodim 1701/Jayapura. Meski demikian tak ada korban jiwa dari musibah tersebut namun kerugian ditaksir mendapai Rp 1 miliar.

Kapolsek Abepura, AKP Clif Duwith menjelaskan bahwa sekira pukul 10.00 WIT salah satu anggota Intelmob yang baru mengisi BBM melihat asap tebal dari arah perumahan Bucen IV Kotaraja. Selanjutnya ia melaporkan kejadian tersebut ke penjagaan Brimob guna mengarahkan unit Water Canon Satuan Brimob Polda Papua segera bergerak ke lokasi.

Tak lama, satu  unit water canon beserta 50 anggota Satuan Brimob dibawah pimpinan Danyon A Pelopor Kompol Suparmin tiba di lokasi kebakaran dan bersama masyarakat memadamkan api. Beberapa saat kemudian, dua unit Damkar Pemkot Jayapura tiba di lokasi kebakaran dan bahu membahu memadamkan ap tersebut.

Untungnya hydrant di Hotel Horison Kotaraja berfungsi sehingga langsung dipakai. Api akhirnya berhasil dipadamkan setelah melibatkan 5 unit Damkar Pemkot, 1 unit water canon Polda Papua dan 1 unit water canon Sat Brimob Polda Papua.

Adapun nama pemilik rumah  yaitu  Pelda Aus Prayono yang berdinas di Koramil 1701-03 Abepura, Ibu Claudia, PNS Bintal,  Pelda Kasim, berdinas di Ajendam,  Praka Budiono, berdinas di Topdam,  Serda Wiji berdinas di perwakilan Yonis 752 ENK, Damaris, PNS Korem 171/PWY,  Serda Sarifudin berdinas di Kodim 1701/Cendrawasih.

Ada juga yang menyebut kronologis berawal sekira Pukul 10.20 WIT, saksi bernama Inggrid sedang duduk-duduk di depan teras rumah kemudian ia mencium bau hangus dan melihat ke rumah-rumah tetangga hingga menemukan adanya ada gumpalan asap yang berasal dari atap rumah korban Pelda Aus Pranyoto. Setelah itu ia meminta berteriak meminta tolong dan seorang saksi lainnya bernama Putra  langsung mengecek nomor telepon pemadam kebakaran dan langsung dihubungi. Tak lama saksi bernama Felix Tola yang tinggal disekitar lokasi  langsung ikut memadamkan api dengan peralatan seadanya.

“Setelah itu  mobil water canon milik Brimob yang dipimpin Ipda Otto Nuburay tiba di TKP dan piket penjagaan Polsek Abepura yang dipimpin Wakapolsek Abepura, AKP Harjaka juga tiba di lokasi hingga ada enam unit mobil Damkar muncul,” kata Clif Duwith. Ini selajutnya dibantu oleh 1 unit mobil water canon milik Polda yang dipimpin Ipda Safruddin Tamnge termasuk Iptu Dadang dari Polres yang juga ikut membantu. Akhirnya sekira  pukul 11.55 WIT api berhasil dipadamkan dan pukul 12.18 WIT pihak Pomda yang  dipimpin Mayor Cpm. Lukas tiba di TKP

“Korban bernama Pelda Aus sempat meninggalkan rumah namun ia sudah mengecek seluruh alat eletronik yang terpasang namun ia mengakui jika rumah tersebut memang pernah mengalami konsleting listrik pada bagian dapur,” beber AKP Duwith. Lalu saat kejadian rumah dalam keadaan kosong hanya kasus ini kini ditangani pihak Pomdam XVII Cenderawasih guna pemeriksaan lebih lanjut. (ade/bet/nat)

 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *