Video Asusila Mereka Viral di Medsos, Sepasang Kekasih Minta Maaf

ilustrasi

JAYAPURA- Sepasang kekasih berinisial G dan C minta meminta maaf melalui vidio singkat, usai video asusila mereka viral di media sosil facebook pada 8 Januari tahun 2020. Sepasang kekasih itu, klarifikasi permohonan maaf atas video live streaming Asusila di ruang Ditreskrimsus Polda Papua, Senin (20/1).
Permohonan maaf kedua pasangan ini sebagaimana rilis yang diterima Cenderawasih Pos, kedua kekasih tersebut menyampaikan permohonan maaf kepada keluarga besarnya dan seluruh masyarakat Bambar terutama ondofolo Kampung Bambar dan seluruh warga negera Indonesia.

“Kami berdua sangat menyesal atas perbuatan kami yang sangat meresahkan dan mengganggu seluruh pengguna media sosial, dimana pada akun facebook kami pada tanggal 8 Januari 2020 telah melakukan adegan asusuila Live Streaming yang berdurasi sekitar 13.47 menit,” ucap sepasang kekasih tersebut sebagaimana yang disampaikan Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal, Selasa (21/1).

“Dengan kejadian ini, kami memohon maaf terlebih untuk generasi muda di tanah papua dan seluruh Indonesia dengan sangat menyesal sekali lagi kami meminta permohonan maaf yang sebesar-besarnya,” tambahnya.
Sementara itu, Dirreskrimsus Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh melalui Kasubdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua Kompol Cahyo Sukarnito mengatakan dari kejadian tersebut kedua pasangan tersebut dapat dikenakan sanksi sebagaimana tercantum pada TP.ITE (Informasi dan Transaksi Elektronik).

Yaitu setiap orang dengan sengaja dan tanpa hak mendistribusikan dan atau mentransmisikan dan/atau membuat dapat diaksesnya informasi elektronik dan/atau dokumen elektronik yang memiliki muatan yang melanggar kesusilaan, sebegaimana diatur dalam pasal 45 Ayat (1) Jo Pasal 27 Ayat (1) Undang-Undang Nomor 19 Tahun 2016 Tentang Perubahan Atas Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 11 Tahun 2008 Tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.

Cahyo menyebut, hingga saat ini data penanganan perkara pornografi yang ditangani Polda Papua sepanjang Januari tahun 2020 sebanyak 8 kasus diantaranya, 7 kasus proses lidik sementara 1 kasus P21.
Diketahuinya vidio asusila tersebut berawal pada Kamis (9/1) sekira pukul 08.10 WIT. Anggota Subdit V Siber Ditreskrimsus Polda Papua sedang melakukan Patroli Cyber di dunia maya dan menemukan adanya sebuah video yang diposting oleh pelaku.

Dalam vidio yang beredar tersebut terdapat 2 orang remaja laki-laki dan perempuan sedang berada dalam sebuah kamar hotel melakukan live streaming mengenai kegiatan mereka berdua dalam kamar hotel, sampai dengan adegan berhubungan badan diatas tempat tidur tanpa mengunakan busana yang berdurasi selama 13.47 menit.
Video yang melanggar kesusilaan tersebut mendapat banyak like dan komentar sehingga menjadi vira di media sosial Facebook. Sehingga pada Jumat (17/1) anggota Ditreskrimsus Polda Papua mengamankan keduanya. (fia/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *