Dua Lakalantas, Satu Tewas dan Satu Kritis

Anggota Polantas saat melakukan olah TKP kasus kecelakan tunggal di Jalan Baru Jembatan Youtefa, Senin (20/1).

Sopir Avanza Penyebab Laka Tunggal di Waena Jadi Tersangka

JAYAPURA-Dua kecelakaan lalu lintas (Lakalantas) dilaporkan terjadi di Jalan Raya Holtekamp-Jembatan Youtefa dalam dua hari terakhir yaitu Minggu (19/1) dan Senin (20/1).

Kecelakaan pertama yang terjadi Minggu (19/1) menewaskan seorang pelajar berusia 19 tahun atas nama  Yoseph Yemel, warga Jalan Poros Asri II Kabupaten Keerom. Korban ditemukan tak bernyawa dengan kondisi mengenaskan di Jalan Raya Holtekamp-Jembatan Youtefa.

Dari hasil olah tempat kejadian perkara serta keterangan saksi yang didapat pihak kepolisian, pelajar 19 tahun ini diduga korban tabrak lari. Korban ditemukan meninggal dunia dengan kondisi kepala depan hancur serta luka sobek pada bagian punggung.

Sementara, kecelakaan kedua yang terjadi Senin (20/1) sekira pukul 07.00 WIT merupakan Laka tunggal.

Korban bernama Laode Halida (35) warga belakang Pasar Youtefa Distrik Abepura, dalam kondisi kritis di RSUD Jayapura setelah motor Yamaha Vixion yang dikendarainya hilang kendali lalu menabrak tempat penjualan bensin eceran dan tiang listrik di pinggir Jalan Raya Holtekamp-Jembatan Youtefa.

Akibat kejadian itu, korban dilarikan ke rumah sakit untuk mendapatkan perawatan intensif lantaran mengalami luka pada bagian kepala belakang, jari tengah tangan kanan putus, telinga kanan dan hidung mengeluarkan darah, serta luka lecet pada kaki kanan.

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R. Urbinas melalui Kapolsek Muara Tami, AKP. Jubelina Wally ketika dikonfirmasi membenarkan perihal kecelakaan naas yang mengakibatkan seorang pelajar meninggal dunia.

“Benar ada kecelakaan lalulintas di Holtekamp, korbannya meninggal dengan kondisi luka cukup parah di bagian kepala dan badan,” ungkap AKP. Jubelina Wally kepada Cenderawasih Pos, Senin (20/1).

Ia menerangkan, kasus kecelakaan yang diduga tabrak lari itu kini masih dalam proses penyelidikan, mengingat pelaku langsung melarikan diri meninggalkan lokasi kejadian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *