Menghibur Orang Butuh Pengetahuan dan Wawasan yang Luas

Komika Nasional Asal Papua, John Yewen, ketika tampil dalam kegiatan Kopeng Mic di Caffee Ormoe Padang Bulan Distrik Abepura Kota Jayapura, Sabtu (18/1). (Yewen/Cepos)

Komika Nasional Asal Papua, John Yewen Bicara tentang Mob dan Stand Up Comedy

Cerita Mob dan Stand Up Comedy, merupakan dua hal yang saling berkaitan, tetapi memiliki perbedaan, sebab Mob adalah sebuah tradisi atau budaya, sedangkan stand up comedy adalah sebuah hal yang lahir dari keresahan.  Bagaimana bisa menjadi orang yang mahir dalam stand up comedy?

Laporan: Roberth Yewen

Membuat orang lain merasa lucu dan ketawa merupakan pekerjaan yang susah-susah gampang. Oleh karena itu, butuh keterampilan dan wawasan yang lebih bagi mereka yang selama ini membuat orang lain tertawa dengan cara melawak atau yang populer di Indonesia saat ini adalah stand up comedy.

Papua sendiri mempunyai keunggulan tersendiri dalam membuat orang lain tertawa, sebab di Papua mempunyai kearifan lokal yang secara turun temurun masih dipelihara dan dijaga adalah Mop atau juga Mob. Ada yang menyebut mop adalah singkatan dari mati ketawa ala orang Papua. Ada pula yang mendefinisikan Mob sebagai istilah yang digunakan sebagai representatif lelucon atau humor yang dituturkan secara lisan menggunakan logat dan aksen ala Papua.

Namun demikian, Mob tidak hanya membuat orang lain tertawa dan merasa terhibur, tetapi yang lebih penting adalah bagaimana memberikan pesan-pesan penting yang dapat mengubah paradigma masyarakat yang mendengarkannya. Dengan demikian, maka orang-orang yang sering melakukan aktivitas Mob, harus membutuhkan wawasan yang luas untuk melawak dan memberikan kelucuan-kelucuan di tengah-tengah masyarakat.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *