Ketua DPRD Merauke Pesimis Venue Bermotor Rampung Sesuai Target

Ir. Drs Benjamin Latumahina

MERAUKE- Kendati sebelumnya  Pemerintah Kabupaten Merauke  melalui  Kepala Bidang Cipta Karya Kabupaten Merauke  Johanes Tato menyatakan  optimis   pembangunan venue  bermotor  untuk  pelaksanaan PON XX di  Kebun Coklat, Distrik Tanah Miring   rampung  sesuai target, namun  Ketua  DPRD Kabupaten Merauke Ir. Drs. Benjamin Latumahina  menyatakan pesimis   akan selesai sesuai target dengan melihat kondisi yang ada sekarang  ini.

  ‘’Kalau  melihat  kondisi  di lapangan saat ini, saya  pesimis. Dengan melihat kondisi fisik   pembangunan  venue bermotor  tersebut di lapangan berpotensi tidak  selesai sesuai  target,’’ tandas  Benjamin Latumahina,  kepada wartawan   di ruang kerjana,  Senin  (20/1).    

  Politisi Partai  Demokrat  ini mengungkapkan  bahwa  progres yang terjaid di lapangan saat ini baru    pekerjaan persiapan.  Karena itu, dia mengharapkan kepada   pihak  ketiga    atau kontraktor  yang mengerjakan  pembangunan  venue bermotor  tersebut dan pihak Dinas  Pekerjaan Umum  Kabupaten  Merauke sebagai instansi tehnis   untuk melihat space   waktu yang tersisa. Karena pelaksanaan PON    XX di Papua  tersebut akan dilaksanakan  pada  20 Oktober  2020, dimana   sebelum  lintasan  digunakan  lomba harus  ujicoba terlebih  dahulu.

  ‘’Saya pikir   kalau  perlu lembur maka  lemburlah.   Yang mnejadi utama adalah   pembangunan  lintasan lomba. Tapi kalau   kita lihat sekarang  jalan-jalannya yang  sudah oke yang sebenarnya itu menjadi  prioritas   kesekian. Tapi yang paling utama adalah sirkuitnya yang  harus dipercepat. Apalagi  sekarang ini kita   sudah masuk   musim hujan,’’ jelasnya.    

   Sebelumnya,  Plt  Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan  Tata Ruang Romanus Sudjatmiko mellaui Kabid  Cipta Karya   Johanes Tato menyatakan optimis   pembangunan  venus bermotor tersebut akan selesai  sesuai target  yakni bulan  Juli 2020. Optimisme itu   didasarkan dengan  progres  pekerjaan  yang sampai  sekarang ini sudah  diatas  25 persen ditambah lagi   pihak  kontraktor  telah mengerahkan seluruh  peralatan yang  dimiliki di arena pembangunan. (ulo)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *