Rumah Bantuan bagi Korban Banjir Mulai Dibangun

Para pekerja sedang membangun rumah bantuan bagi korban banjir bandang di belakang Gunung Merah Sentani, Kamis, (16/1). Rumah ini akan diberikan bagi warga Kampung Kemiri. (Robert Mboik Cepos)

SENTANI-Rumah bantuan bagi warga korban banjir bandang khususnya warga Kampung Kemiri, di belakang Gunung Merah Sentai, saat ini sudah mulai dibangun oleh Yayasan Budha Tsu Chi Jakarta.

Kepala BPBD Kabupaten Jayapura, Sumartono mengatakan, pembangunan rumah tersebut dilakukan secara bertahap, bagian fondasi rumah dikerjakan terlebih dahulu.

“Sejak kemarin sudah mulai dilakukan pemasangan rumah knockdown, pekerjaannya akan dilakukan secara bertahap,” kata Sumartono saat ditemui di Kantor BPBD Kabupaten Jayapura, Kamis (16/1).

Dia mengatakan, di tempat itu sesuai rencana awal akan dibangun sebanyak 300 unit rumah knockdown. Itu disesuaikan dengan jumlah warga yang menjadi korban bencana banjir bandang di Kampung Kemiri Sentani.

“Kita akan berusaha untuk secepatnya biasa diselesaikan agar segera diserahkan kepada warga yang menjadi korban banjir,” ujarnya.

Dia mengakui, pekerjaan pembangunan rumah bantuan bencana bagi warga Kemiri itu memang sedikit terlambat dari progres yang sudah direncanakan sebelumnya. Hal ini disebabkan adanya berbagai hambatan yang dihadapi oleh pemerintah daerah selaku penyedia lahan untuk pembangunan rumah tersebut.

Adapun beragam persoalan itu misalnya tarik ulur kesepakatan lokasi yang akan dibangun perumahan itu.

“Awalnya direncanakan dibangun di Taman Hutan Kota, tapi lahan itu masih bersengketa sehingga pemerintah memilih alternatif lain,” jelasnya.

Kendati demikian dia mengaku di lokasi yang ada saat ini pun masih sempat terjadi aksi klaim lahan yang dilakukan oleh masyarakat adat. Sehingga hal ini yang menyebabkan progres pekerjaan rumah tersebut sedikit terhambat.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *