Disegel karena Izinnya Dulu untuk Gedung Olahraga

Pasukan Keraton Agung Sejagat bersiaga saat berlangsung kirab dan wilujengan di Desa Pogung Jurutengah, Bayan, Purworejo, Jawa Tengah pada Jumat (10/1/2020) hingga Minggu (12/1/2020). . (ARIF GUNAWAN ABDUL MADJID / JAWA POS RADAR JOGJA)

Rita menerangkan, izin aktivitas yang dilakukan di tempat tersebut memang pernah diajukan ke Polres Purworejo. Namun, polres tidak menerbitkannya. ”Terungkap pula kalau mereka (Keraton Agung Sejagat, Red) untuk melakukan aktivitas di Pogung Jurutengah itu mengaku sudah mendapat izin dari PBB,” imbuh Rita.

PBB? Benarkah? Lagi-lagi mungkin baru cita-cita. ”Sudah kami minta (izin dari PBB) itu, tapi pihak Keraton Agung Sejagat memang tidak mau menunjukkan,” kata Rita.

Sementara itu, Kepala Desa Pogung Kalangan Slamet Purwadi mengungkapkan, sejak Mei 2018, kelompok tersebut belum pernah mengajukan perizinan. Aktivitas KAS sendiri dimulai sekitar 2009–2010. ”Yang kerap komunikasi (perwakilan KAS) Prasetyanto. Mengenai legalitas organisasi itu, sampai sekarang saya belum pernah lihat,” ucapnya.

Slamet pernah menanyakan perizinan tersebut. Namun, Prasetyanto menjawab bahwa aktivitas itu tidak memerlukan izin. Mereka berkumpul menggelar pertemuan setiap Sabtu malam. Disinggung keikutsertaan warganya, Slamet menyebutkan, hanya ada empat orang. Sepengetahuannya, setiap pertemuan dihadiri sekitar 300 orang. ”Kalau sedang ada pertemuan, seperti aktivitas sekolah, ramai gitu,” ucapnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *