Ada Berbagai Alasan, 495 Wanita Jadi Janda   

Humas Pengadilan  Agama  Kabupaten  Merauke  Nur Muhammad Huri

MERAUKE-Sepanjang  tahun 2019  lalu, tercatat   495  janda  baru di Merauke. Ini setelah Pengadilan   Agama   Merauke   memutus 495  perkara  cerai dari   total 511  perkara.   “Di tahun 2019 itu ada 76 tunggakan perkara  2018 ditambah perkara  cerai  yang masuk  sepanjang  2019 mulai Januari sampai Desember  2019 sebanyak  435  perkara. Sehingga total  perkara cerai yang ditangani  di tahun 2019 sebanyak 511 perkara,” kata   Humas Pengadilan  Agama  Kabupaten  Merauke  Nur Muhammad Huri, S.HI ditemui   di Kantor Pengadilan  Agama  Merauke,  Rabu  (15/1).

   Menurut  Nur Muhammad Huri, dari 511 perkara  di tahun 2019  yang berhasil diputuskan  oleh hakim sebanyak 495  perkara gugatan  cerai. “Jadi di tahun   2019,  Pengadilan  Agama  Merauke telah menerbitkan 495 akta cerai,” kata Nur Muhammad  Huri.

   Sementara yang masih menjadi tunggakan  di tahun 2019 untuk diselesaikan di tahun 2020 sebanyak 16 perkara. Jika dibandingkan dengan tahun 2018, jumlah janda  dan duda   di tahun  2019 mengalami peningkatan. Di tahun 2018, jumlah  perkara cerai yang telah diputus sebanyak 430  dari  total 506 gugatan.   

   Nur Muhammad  Huri menjelaskan, bahwa  gugatan cerai tersebut  terjadi karena  berbagai alasan. Salah satunya ada melakukan  perselingkuhan  atau  perzinahan, ada yang meninggalkan  satu pihak dan tidak bertanggung  jawab, kemudian ada  yang karena berurusan dengan pidana.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *