Telusuri Pemilik Utama, Penimbunan BBM

Kapolresta Jayapura Kota AKBP Gustav R Urbinas didampingi Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Sugeng Ade Wijaya (kanan) dan Kanit Ekonomi Reskrim Polresta Jayapura Kota, Ipda Reza saat memberikan keterangan pers di Mapolresta Jayapura Kota, Senin (13/1). (Elfira/Cepos)

Terkait adanya indikasi BBM tersebut dijual ke daerah yang berdekatan dengan Kota Jayapura yang bisa dilalui dengan jalur darat, Kapolres belum bisa memastikan hal itu. Sebab kasus ini sedang dalam pengembangan.

“Kami belum bisa pastikan, akan diketahui dari hasil  pemeriksaan kita apakah peredarannya hingga ke daerah tersebut,” katanya.

Kedepan pihaknya bekerja sama dengan Pertamina untuk mengantisipasi hal serupa. Dimana Pertamina bisa membuat surat edaran kepada pelaku usaha SPBU dalam rangka pencegahan  penyalahgunaan  BBM.

“Mungkin pihak SPBU lebih mengawasi dalam arti profil kendaraan yang patut dicurigai,” ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Jayapura Kota AKP Sugeng Ade Wijaya menyebutkan modus yang digunakan para pelaku membeli BBM ke setiap SPBU seperti biasa menggunakan truk. Usai truk diisi full di SPBU, para pelaku akan menyedot BBM tersebut dari  tangki.

“Kasus ini dalam pengembangan sehingga dimungkinkan adanya tersangka lain. Kami akan kembangkan terkait kepemilikan daripada BBM. Sebab yang saat ini kami amankan sebatas sopir dalam kasus ini,” ucapnya.

Kanit Ekonomi Reskrim Polresta Jayapura Kota Ipda Reza menambahkan, para melaku membeli BBM jenis solar tersebut dengan berkeliling di seluruh SPBU yang ada di Jayapura. Seperti SPBU Nagoya, SPBU Padang Bulan, SPBU Entrop dan SPBU Dok IV. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *