Pembunuhan Hakim PN Medan Dirancang di Kafe

Triadi Wibowo/Sumut Pos_ Tiga tersangka pembunuhan Hakim PN Medan, Jamalludin, Jefri Pratama, Zuraida Hanum dan Reza Fahlevi saat rekontruksi di The Coffe Town Jalan Ngumban Surbakti Medan, senin (13/1)

Adegan ketiga belas, Jefri datang ke rumah Reza di kawasan Jalan Silangge Simpang Selayang untuk mengambil dua handphone yang dibeli sebelumnya dan sudah dipasangi sim card. Lalu (adegan keempat belas), Jefri datang bersama Zuraida ke Vika Coffee Sinabung di Perumahan Mercy dengan menggunakan mobil Camry. Di kafe tersebut (adegan kelima belas), Jefri memberikan satu unit handphone yang dibeli Reza dan sudah dipasangi sim card kepada Zuraida.

Reka Ulang Perencanaan

Direktur Reskrimum Polda Sumut Kombespol Andi Rian menyatakan, rekonstruksi kali ini masih tahap perencanaan pembunuhan. Menurut dia, ada beberapa lokasi yang didatangi karena perencanaan tersebut tidak hanya dilakukan satu kali. ”Untuk proses adegan pertama, perencanaan dilakukan di Cafe Everyday, Jalan Ring Road, Medan,” ujar Andi Rian.

Dia menjelaskan, dalam adegan pertama, Jefri bertanya kepada Zuraida kenapa tidak bercerai saja melalui pengadilan? Akan tetapi, Zuraida menjawab tidak mau karena suaminya beralasan malu. ”Makanya dikatakan Zuraida lebih baik dimatikan saja. Kalau tidak dia yang mati, maka tersangka (Zuraida) yang mati,” bebernya.

Menurut Andi Rian, reka ulang tahap berikutnya, yaitu eksekusi dan pembuangan jasad korban, akan dilaksanakan dalam waktu dekat. ”Direncanakan rekonstruksi eksekusi dan pembuangan jasad korban pada Kamis (16/1). Nanti diinformasikan tempat dan waktunya,” ucapnya.

Dia menyatakan, dalam reka ulang tahap perencanaan itu, tidak ada saksi yang dilibatkan atau dihadirkan. Alasannya, semuanya berdasar kesepakatan ketiga tersangka. ”Rekonstruksi tahap perencanaan memang cukup panjang. Penyidik ingin memastikan betul-betul unsur perencanaannya terpenuhi. Karena itu, proses rekonstruksi tersebut mengajak pihak Kejari Medan sehingga dalam pembuktian nanti tidak ada lagi yang meleset,” jelasnya. (ris/c6/ttg/JPG)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *