Pembunuhan Hakim PN Medan Dirancang di Kafe

Triadi Wibowo/Sumut Pos_ Tiga tersangka pembunuhan Hakim PN Medan, Jamalludin, Jefri Pratama, Zuraida Hanum dan Reza Fahlevi saat rekontruksi di The Coffe Town Jalan Ngumban Surbakti Medan, senin (13/1)

Rancang Eksekusi

Setelah itu, Zuraida menyampaikan akan menjemput Jefri dan Reza sekitar pukul 19.00 di Pasar Johor, lalu menuju ke rumahnya di Perumahan Royal Monaco Blok B No 22 Kelurahan Gedung Johor, Medan Johor.

”Aku jemput jam 7 malam, terus habis itu kalian kubawa ke rumah. Nanti sampai di rumah kalian sembunyi di lantai 3 dan nanti ku-miscall baru kalian eksekusi,” katanya.

Rencana eksekusi pun dimatangkan. Kamar, kata Zuraida, tidak akan dikunci. ”Kain sudah aku siapkan di atas pinggir tempat tidur, nanti satu orang yang bekap mulut dan hidung pakai kain. Sedangkan satu orang lagi pegang tangan dan badan. Nanti aku menahan kakinya”.

Jadi, lanjut Zuraida, kematian sang suami dirancang seakan-akan karena sakit jantung. Setelah menyusun rencana pembunuhan itu (adegan keenam), Zuraida memberikan uang Rp 2 juta kepada Reza untuk membeli sepatu, jaket, ponsel beserta kartu, masker, dan sarung tangan.

Selanjutnya, pada 26 November pukul 14.00 WIB (adegan ketujuh), Reza membeli 2 ponsel produksi Tiongkok dengan harga masing-masing Rp 175.000 di salah satu toko ponsel Jalan Flamboyan Raya. Setelah membeli handphone, pada pukul 14.30 WIB (adegan kedelapan), tersangka membeli dua pasang sepatu seharga Rp 360.000 di Pasar Melati.

Selanjutnya (adegan kesembilan dan kesepuluh), tersangka Reza membeli dua pasang sarung tangan kain warna abu-abu seharga Rp 20.000 dan 2 masker seharga Rp 20.000 di Jalan Bunga Sakura, Kecamatan Sunggal, dekat Pasar Melati. Selain itu, membeli 2 jaket cokelat dan hitam seharga Rp 360.000.

Kemudian (adegan kesebelas), Reza membeli dua helm merah dan hitam seharga Rp 340.000 di Jalan Gagak Hitam. Selanjutnya (adegan kedua belas), Reza membeli sim card yang sudah diregister penjualnya dan setelah itu pulang ke rumahnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *