Pembunuhan Hakim PN Medan Dirancang di Kafe

Triadi Wibowo/Sumut Pos_ Tiga tersangka pembunuhan Hakim PN Medan, Jamalludin, Jefri Pratama, Zuraida Hanum dan Reza Fahlevi saat rekontruksi di The Coffe Town Jalan Ngumban Surbakti Medan, senin (13/1)

Tak lama (adegan kelima), tersangka Reza tiba di kafe itu dan bertemu dengan Jefri serta Zuraida. Saat itulah, dijelaskan persoalan rumah tangga yang dihadapi Zuraida sekaligus meminta bantuan Reza untuk membunuh korban. Setelah mendengar penjelasan Zuraida, Reza tidak langsung menuruti permintaannya. Tapi, mempertanyakan.

”Betul itu Kak (Zuraida)? Nanti kakak cuma manfaatin Bang Jefri? Setahu saya (Reza), Bang Jefri orangnya lurus, enggak neko-neko dari dulu. Kakak serius enggak nyuruh kek gitu (membunuh),” ujar Reza.

Lantas, Zuraida menjawab serius. ”Iya serius, memang rencana kami mau nikah sama Bang Jefri bukan main-main. Selama ini kakak sudah enggak tahan,” kata Zuraida.

Dia mengaku sudah lama memendam sakit hati kepada sang suami. ”Reza memang betul mau bantuin Bang Jefri sama kakak untuk bunuh dia (korban)? Nanti kalau sudah siap bunuh, kakak kasih uang Rp 100 juta dan setelah itu kita umrah,” sebut Zuraida.

Mendengar jawaban Zuraida, Reza pun menuruti permintaannya. Namun, Reza kembali mempertanyakan keseriusan Zuraida atas hubungannya dengan abang tirinya tersebut. ”Iya, Kak (Reza) mau. Tapi, kakak serius kan sama Bang Jefri? Nanti cuma manfaatin kami,” ucap Reza. Zuraida kemudian meminta Jefri untuk bicara. Jefri mengatakan bahwa apa yang disampaikan Zuraida benar.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *