Pembahasan Sistem Baru Tunjangan Pensiun PNS Masih Alot

Dibahas Sejak 2014 Tidak Kunjung Selesai

JAKARTA, Jawa Pos – Pembahasan skema tunjangan pensiun untuk PNS masih alot. Meskipun sudah diwajakan sejak 2014 lalu, sampai sekarang belum bisa diputuskan. Menteri PAN-RB Tjahjo Kumolo mengatakan masih dibahas sejumlah opsi dengan Kementerian Keuangan (Kemenkeu).

Senin (13/1) lalu, Tjahjo mengikuti rapat soal pembahasan skema tunjangan pensiun PNS bersama Menkeu Sri Mulyani Indrawati, Mendagri Tito Karnavian, serta pejabat lainnya. Saat dikonfirmasi kemarin (14/1), Tjahjo mengatakan belum ada keputusan. “Baru disampaikan opsi-opsi dulu. Alternatif satu, alternatif dua, (alternatif, Red) tiga. Untuk jangka panjang,” katanya di kantor Wakil Presiden kemarin (14/1).

Tjahjo mengatakan urusan reformasi birokrasi salah satunya adalah sistem penggajian. Untuk sistem penggajian, saat ini sedang dikaji sistem single salary atau gaji tunggal. Maksudnya PNS akan menerima gaji secara gelondongan. Tidak ada lagi tunjangan rapat, perjalanan dinas, dan lainnya.

Politisi PDI Perjuangan itu mengatakan selain itu penataan atau reformasi birokrasi juga terkait dengan tunjangan pensiun. Tjahjo menegaskan yang berwenang soal tunjangan pensiun adalah Kemenkeu. Sebab terkait dengan beban APBN. Kemudian melibatkan Mendagri karena terkait dengan pejabat-pejabat di instansi daerah.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *