Harusnya DPRP Sudah  Tancap Gas

Marinus Yaung (Gamel/cepos)

JAYAPURA – Terhitung sejak 6 Januari lalu seluruh aktifitas pemerintahan sudah berjalan normal apalagi waktu libur di bulan Desember  cukup panjang. Masa libur sudah usai namun aktifitas di lembaga DPR Papua masih sepi-sepi. Persoalannya adalah hingga kini tata tertib DPRP belum  tuntas sementara banyak anggota berpandangan jika jika  harus bekerja maka harus ada tata tertib lebih dulu.

Terkait ini menurut salah satu akademisi Uncen, Marinus Yaung seharusnya DPRP sudah bisa bekerja maksimal tanpa ada hal-hal yang mengganjal. Ia juga berpendapat bahwa anggota DPRP periode 2019 – 2024 harus memiliki kinerja yang lebih baik dari sebelumnya. “Saya bingung saja kalau hingga kini DPRP belum banyak melakukan aktifitas, harusnya sudah jalan karena libur juga sudah selesai. Yang perlu diingat adalah masih ada agenda-agenda besar yang perlu dituntaskan dan butuh pemikiran semua anggota,” kata Yaung, Selasa (14/1).

Yaung menyoroti kalau Tatib saja tidak bisa dituntaskan maka bagaimana dengan pekerjaan lain yang lebih besar. “Apa yang bisa diharapkan oleh DPRP jika persoalan seperti ini saya belum bisa dituntaskan. Harusnya ini bisa dikerjakan dengan cepat, jangan sampai ada tarik menarik kepentingan dan ada unsur politiknya. Langsung protes ke Kemendagri saja,” bebernya. Tapi jangan juga dalam lembaga DPRP juga mengorbankan kepentingan rakyat sebenarnya.

Ketika sudah ada di dalam lembaga harusnya kepentingan partai dan kepentingan kelompok bisa dikesampingkan. Jangan berfikir Papua ini wilayah yang terbuka karena lalu kalau sudah tertutup dan ditambah dengan kepentingan politik tentunya akan sulit memperjuangkan aspirasi masyarakat. “Jangan sampai justru terhambat dan sebaiknya disegerakan sebab ini akan menjadi ukuran bagi rakyat nantinya,” imbuhnya. (ade/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *