Basoka Logo Divonis Satu Tahun Penjara

JALANI SIDANG:Terdakwa Yusak Logo alias Bazoka Logo, saat menjalani persidangan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, bulan Desember 2019 lalu. (Yewen/Cepos)

ULMWP:  Vonis Bazoka Dinilai Sebagai Upaya Kriminalisasi

JAYAPURA- Terdakwa pemalsuan dokumen, Basoka Logo alias Yusak dijatuhi hukuman satu tahun penjara oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura dalam sidang putusan yang digelar, Kamis (9/1) lalu.

Penasehat Hukum (PH) terdakwa dari Koalisi Penegak Hukum dan HAM Papua, Emanuel Gobay, SH, MH, saat dikonfirmasi membenarkan bahwa kliennya Basoka Logo alias Yusak divonis satu tahun penjara.

Kata Emanuel, putusan dari majelis hakim terhadap kliennya lebih ringan dari tuntutan Jaksa Penuntut Umum (JPU) tiga tahun penjara.

“Ia benar Basoka Logo divonis 1 tahun penjara oleh majelis hakim. Putusan 1 tahun penjara ini akan dikurangi dengan masa tahanan dari terdakwa. Putusan ini lebih ringan dari tuntutan JPU sebelumnya tiga tahun penjara,” kata Emanuel melalui rilis yang diterima Cenderawasih Pos, Selasa (14/1).

Menurut Emanuel, kliennya Bazoka Logo ditahan pada pada tanggal 15 Desember 2019. Awalnya, Bazoka Logo dipanggil sebagai penanggung jawab aksi damai pada tanggal 15 Agustus 2019. Tetapi akhirnya dijadikan tersangka atas tuduhan pemalsuan dokumen oleh penyidik Polresta Jayapura Kota. “Tindakan penyidik tersebut disimpulkan sebagai bentuk kriminalisasi terhadap aktivis hak politik Papua,” sesalnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *