Bupati Boven Digoel Hembuskan Nafas Terakhir di Jakarta

Alm Bupati Boven Digoel Benediktus Tambonop, S.Stp (kiri) saat hadir dalam Rakernas PDIP seluruh Indonesia di Jakarta , 10 Januari 2020 lalu. ( dok keluarga for cepos)

JAYAPURA – Kabar duka tengah menyelimuti Kabupaten Boven Digoel. Sang bupati, Benediktus Tambonop S.Stp dilaporkan menghembuskan nafas terakhir tadi pagi sekira pukul 10.00 WIT di Jakarta.

Bupati Tambonop berada di Jakarta untuk mengikuti Rakernas PDIP seluruh Indonesia yang berlangsung sejak tanggal 10 Januari kemarin. Pengurus partai PDIP Boven Digoel sendiri baru mengetahui informasi meninggalnya bupati ini sesaat sebelum melakukan Rakor PDIP se Papua dan jenasah saat ini berada di RSCM untuk dilakukan visum. “Jadi Rakernas dibuka tanggal 10  Januari dan bupati sudah berangkat lebih dulu tanggal 7 atau 8 dan penutupannya tadi malam. Setelah penutupan semua bubar kembali ke hotel masing-masing termasuk pak bupati,” kata Untung, Wakil Ketua DPC PDIP Boven Digoel melalui ponselnya.

Nah Senin pagi diagendakan untuk ini dilakukan rakor se Papua di Hotel Sahid Jaya kemudian semua pengurus saling bertanya siapa yang sudah hadir dan belum hadir. Tiba-tiba ada yang menelepon menyampaikan jika bupati sedang berada di Rumah Sakit Mitra Keluarga. “Kami langsung bersama rombongan datang ke rumah sakit dan ternyata beliau sudah meninggal dan sekarang jenasah dibawa ke RSCM untuk divisum,” jelasnya.

Pihaknya sendiri belum mengetahui persis waktu dan tempat bupati meninggal. Tapi menurut untung kondisi almarhum jika dilihat malamnya nampak baik-baik saja. “Tadi malam dalam acara beliau sangat bersemangat bahkan sempat bertanya beberapa kali ke narasumber dengan terlebih dahulu meneriakkan kata Merdeka sebanyak tiga kali dan itu ruangan menggelegar,” ceritanya.

Hal ini dibenarkan Ketua DPRD sementara Boven Digoel, Isak Bangri yang membenarkan jika ia dan rombongan sudah melihat jenasah. “Kami kaget juga karena tadi malam beliau nampak sehat. Memang acaranya cukup melelahkan tapi semua berjalan lancar,” katanya.

Menurut Isak saat ini jenasah masih menunggu pihak keluarga. Isak juga menyampaikan rencananya hari ini seluruh rombongan dari Boven Digoel akan bertolak ke Makassar untuk menghadiri pemakaman mertua bupati. “Jadi sudah disiapkan bis di Makassar dan mertua beliau juga baru saja meninggal. Bupati mengajak kami untuk menghadiri pemakaman mertuanya tapi Tuhan berkehendak lain. Ia juga dipanggil,” beber Ketua DPRD. (Ade)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *