Terdakwa Tidak Membawa Barang Apapun, Termasuk Laptop 

JAYAPURA- Sidang kasus kerusuhan yang ditangkap dalam kasus demo tolak rasisme yang terjadi pada tanggal 29 Agustus 2019 lalu kembali lagi disidangkan di Pengadilan Negeri Kelas 1A Jayapura, Senin (13/1). Sidang ini dipimpin langsung oleh Majelis Hakim Ketua, Alexander Jacob Tetelepta, SH, Hakim Anggota, Roberto Naibaho, SH, dan hakim anggota Korneles Waroi, SH, dengan agenda pemeriksaan saksi-saksi yang meringankan terdakwa.

Dalam keterangan yang disampaikan oleh saksi, Yoseph bahwa dirinya bersama-sama terdakwa  berinisial OH dari Kantor Gubernur Papua pada tanggal 30 Agustus 2019 ke Dok V Angkasa tidak membawa apapun, termasuk komputer yang dituduhkan kepada terdakwa.

Yoseph, mengakui bahwa dirinya sempat diamankan oleh pihak Polda Papua bersama-sama dengan terdakwa dan dilakukan interogasi, tetapi saksi kemudian dibebaskan, sedangkan terdakwa OH ditetapkan sebagai tersangka, karena diduga melakukan pencurian terhadap komputer.

Menanggapi hal ini, Penasehat Hukum (PH) terdakwa dari Perkumpulan Advokat Untuk OAP, Aloysius Renwarin, SH, menjelaskan bahwa dari keterangan saksi telah membuktikan bahwa terdakwa tidak membawa komputer seperti yang dituduhkan dalam pemeriksaan dan BAP oleh penyidik di Polda Papua.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.