Rumah Kepala Suku Wali di Netar Terbakar

Warga masih menjinakan sisa nyala api yang meludeskan tiga unit rumah dalam peristiwa kebakaran di Netar, Sabtu (11/1). (Robert Mboik/cepos)

SENTANI-Rumah Kepala Suku Wally di Netar terbakar, Sabtu (11/1), sekira pukul 1.30 siang kemarin.
Selain rumah milik kepala suku, dua unit rumah lainnya yang berada disisi kiri dan kanan rumah tersebut juga ludes terbakar.
Oma Agdamina Kabei Wally, selaku pemilik rumah menjelaskan kebakaran rumah miliknya yang kini sudah ditempati oleh kepala suku Wally Netar itu berawal dari seorang anak keluarga nya yang masih berusia dua tahun bermain korek api di dalam kamar. Pada saat itu ibu dari anak tersebut juga sedang berada di dalam kamar tersebut dan sedang istirahat siang.
“Ibu anak ini kunci pintu dari dalam terus ibunya tidur, tapi anaknya main korek api yang disimpan didalam tas,” kata Oma Agdamina Kabei Wally, kepada wartawan di lokasi kejadian Sabtu, (11/1).
Lanjut dia, api yang berasal dari dalam kamar itu dengan cepat merambat ke dinding yang terbuat dari bahan tripleks dan papan kayu besi. Warga sekitar pun berusaha untuk memadamkan api dengan menggunakan air danau. Namun usaha itu sia sia, lantaran api menyala sangat cepat. Apalgi pada saat kejadian, angin bertiup cukup kencang, sehingga hal ini mempercepat api merambat ke seluruh bagian rumah hingga ke dua bagian rumah lain yang ada di sisi kiri dan kanan rumah milik kepala suku Walli Netar tersebut.
Butuh waktu sekitar lebih dari 2 jam untuk memadamkan api tersebut.
Dia juga mengaku pihaknya mendapatkan bantuan dari unit pemadam kebakaran milik pemerintah daerah kabupaten Jayapura namun tidak maksimal. Karena mobil pemadam barubtiba dilokasi pada saat api sudah menghabisi tiga rumah itu.
“Mobil pemadam datang itu sudah hampir selesai, tapi tidak bagus alatnya. Dong semprot kerumah tapi airnya bocor dari samping. Tapi beruntung ada mobil (water canon) dari polres Jayapura yang ikut membantu memadamkan api,” jelasnya.
Akibat kejadian itu, seluruh bangunan dan seisi rumah tidak bisa diselamatkan. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian itu. Saat ini peristiwa kebakaran ini sudah ditangani pihak kepolisian.
“Tadi ibu itu yang punya anak sudah langsung dibawa polisi ke kantor,”ujarnya. (roy)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *