Proyek Talud Beton di Waropen Rugikan Negara Rp 11 M

DISKUSI: Direktur Krimsus Polda Papua, Kombes Pol Ricko Taruna Mauruh saat berdiskusi dengan Kasubdit Tindak Pidana Korupsi AKBP Yohanes Agus Setiandaru di ruang kerjanya di Mapolda Papua, Rabu (8/1). (Elfira/Cepos)

Polda Papua Terima Hasil Audit Kerugian Negara dari BPKP

JAYAPURA-Direktorat Reserse Kriminal Khusus Polda Papua dikabarkan telah menerima hasil audit kerugian negara dari Perwakilan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) Provinsi Papua terhadap proyek atau pekerjaan pembangunan talud beton di Kali Sanggei hingga Pelabuhan  Pidemani Kabupaten Waropen tahun anggaran 2017.

Dari hasil audit tersebut tercatat kerugian negara mencapai Rp 11 milliar dari total anggaran yang disiapkan saat itu sekira Rp 14 Milliar.

Terkait hasil audit kerugian negara tersebut, Direktur Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda Papua, Kombes Pol. Ricko Taruna Mauruh mengatakan, pihaknya segera menindaklanjuti hasil audit tersebut dengan melakukan penyidikan lebih lanjut.

“Sudah kami terima dan kami akan lakukan penyidikan lebih lanjut. Pasalnya total kerugian negara sekira Rp 11 Miliar,” ungkap Ricko didampingi Kasubdit Tindak Pidana Korupsi AKBP Yohanes Agus Setiandaru kepada wartawan di Mapolda Papua, Rabu (8/1).

Terkait kasus dugaan korupsi tersebut, mantan Kapolres Biak Numfor ini menyebutkan, sebanyak 20 orang saksi sudah dimintai keterangan. Saksi yang dimintai keterangan terdiri dari pihak kontraktor dan OPD terkait.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *