Menjemur Buku, Mengepel Lantai, Belajar di Tenda

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim (tengah) mengunjungi SDN Cirimekar 02 yang rusak akibat hujan badai di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Senin (6/1/2020). Nadiem meninjau dan memberikan bantuan berupa 100 paket sekolah untuk sekolah terdampak bencana.. FOTO : FEDRIK TARIGAN/ JAWA POS

Hari Pertama di Sekolah-Sekolah Korban Banjir

Banyak siswa yang belum bisa masuk karena kediaman mereka juga terendam banjir. Untuk sekolah yang gedungnya roboh, proses belajar-mengajar akan numpang dulu di sekolah lain.

SHAFA NADIA, Jakarta; AGAS PUTRA HARTANTO, Kabupaten Bogor; Jawa Pos

BAU lumpur masih menyengat begitu memasuki gerbang sekolah berbentuk panggung itu. Lantai kotor. Barang-barang berserakan. Dan, di sana-sini, berbagai macam tanaman tampak mati.

’’Sudah sejak 1998 awal sekolah ini dibangun sengaja didesain panggung untuk menghindari banjir,’’ jelas Wakil Kepala SDN Kebon Baru 11 Jakarta Sumarni kepada Jawa Pos.

Sekolah tersebut memang langganan banjir sejak dulu. Maklum, lokasinya di samping bawah Sungai Ciliwung.

Jadi, ketika curah hujan begitu tinggi mengguyur Jakarta, Depok, Bogor, Tangerang, dan Bekasi pada awal tahun ini, SDN Kebon Baru 11 pun langsung terendam. Dan, sisa banjir besar itu masih berserakan saat para siswa mulai masuk lagi kemarin (6/1) setelah libur Natal dan tahun baru.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *