Di Sekolah Tak Menonjol, Hanya Diingat Kemayu

SELUAS TIGA HEKTAR: Properti milik keluarga Reynhard Sinaga yang ada Jalan Dahlia, Kota Depok.

Abraham Jonathan, ketua RW 11, lingkungan rumah itu, mengatakan bahwa keluarga Rey sudah lebih dari empat tahun tinggal di situ. Selama ini mereka dikenal baik. Namun memang jarang di rumah. ”Tapi, kalau pekerjaannya apa, saya enggak tahu. Mereka baik. Selalu rutin kalau kasih sumbangan pas 17-an dan kegiatan lain,” ucap dia.

Abraham menjelaskan, orang tua Rey selalu mengatakan bahwa salah satu anaknya sedang kuliah di Inggris. Tetapi, Abraham tidak mengetahui apakah yang dimaksud itu Rey atau bukan. ”Pas pindah ke sini, anaknya udah kuliah di Inggris. Tapi, anaknya itu kan ada empat,” tutur dia.

Dia tidak menyangka bahwa kejadian yang menyedot perhatian dunia itu melibatkan keluarga warganya. Abraham hanya bisa prihatin dan mendoakan agar kasus tersebut segera selesai.

Sebelum berangkat ke Inggris, Rey menyelesaikan kuliah di UI. Dia merupakan lulusan SMAN 1 Depok. Jawa Pos (Grup Cenderawasih Pos) mendatangi tempat itu dan bertemu dengan Kepala SMAN 1 Depok, Supiana.

Supiana membenarkan, ada catatan yang menyebutkan bahwa Rey pernah menuntut ilmu di sekolah itu. Rey lulus pada 2002 dari jurusan IPA. Nilai akademiknya berada pada tingkatan rata-rata di sekolah. ”Dia enggak ranking, di tengah-tengah,” terang Supiana.

Soal kepribadian, tidak banyak yang diketahui Supiana tentang Rey. Sebab, kala itu Supiana belum bertugas di sekolah tersebut. Para guru hingga wali kelas yang pernah mengajar Rey, menurut dia, juga sudah pensiun. Namun, berdasar informasi yang masuk, Rey disebutnya sebagai siswa yang baik. Rey masuk Departemen Arsitektur Fakultas Teknik Universitas Indonesia (UI) melalui jalur SBMPTN. ”Kalau dulu kan sedikit yang bisa masuk. Dia salah satunya. Berarti kan bagus juga,” ucap dia.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *