Longsor di Tembagapura, Akses Jalan ke Waa Banti Tertutup

LONGSOR: Personel Polsek Tembagapura yang dipimpin langsung Kapolsek Tembagapura AKP Hermanto saat berada di lokasi longsor melakukan pengawalan terhadap alat berat yang akan membersihkan material di jalanan, Kamis (2/1)

JAYAPURA- Diguyur hujan deras, akses badan jalan dari Tembagapura menuju Kampung Waa Banti, Distrik Tembagapura terputus, Kamis (2/1). Akibatnya, warga yang berdomisili di daerah tersebut terpaksa berjalan kaki menuju Tembagapura untuk berbelanja kebutuhan mereka.

Kapolsek Tembagapura, AKP. Hermanto menerangkan, belum ada akses kendaraan hingga saat ini. Namun situasi di lapangan kondusif dan tidak ada korban jiwa.

“Proses perbaikan jalan diperkirakan 3 hari hingga 4 hari kedepan, itupun jika cuaca membaik,” ucap Kapolsek Hermanto kepada Cenderawasih Poa, Kamis (2/1).

Ia menerangkan, 5 personel Polsek Tembagapura telah melakukan pengawalan terhadap alat berat berupa excavator milik PT. Freeport Indonesia dan buldozer yang akan melakukan pembersihan material bebatuan besar di lokasi tersebut.

“Alat berat dozer, excavator milik PT. Freeport Indonesia akan melakukan pembersihan material longsor yang menimbun akses badan jalan ke kampung Waa Banti,” terangnya.

Menurutnya, perbaikan jalan di area Utikini lama sampai Kampung Longsoran akibat tertimbun longsor material batuan besar dimukinkan pengerjaan akan memakan waktu hingga 4 hari kedepan sehingga akses kendaraan tidak bisa melintas.

 “Situasi hingga saat ini kondusif, anggota tetap melakukan pengamanan selama proses pembersihan material batuan besar yang menghalangi akses badan jalan menuju Kampung Waa Banti akibat longsoran tersebut,” pungkasnya. (fia/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *