Jayapura Utara  Kesulitan Air Bersih

CARI AIR - Seorang pemuda meminum air dari tetesan tanaman daerah lembab di Bukit Angkasa, Distrik Jayapura Utara beberapa waktu lalu. Daerah Angkasa termasuk daerah yang mengalami kesulitan air bersih akibat beberapa mata air telah mengering. (Gamel Cepos)

Imbauan Saja Sulit Atasi Masalah Lingkungan

JAYAPURA – Kepala Dinas Kehutanan Provinsi Papua, Yan Ormuserai mengatakan bahwa saat ini harus ada paradigma baru yang muncul di tengah masyarakat guna merespon apa yang sedang terjadi di lingkungan sekitar. Harus bisa memahami terjadinya perubahan lingkungan agar tidak merasa menjadi korban saja tetapi bagaimana ikut memikirkan apa yang bisa dilakukan. Kata Ormuserai saat ini Jayapura tengah dilanda persoalan sulitnya mendapatkan air bersih.

  Hal tersebut tak lepas dari kondisi mata air yang mengering.  “Ini yang sedang dihadapi sekarang dan masyarakat juga perlu memahami persoalannya termasuk apa penyebabnya. Jadi tidak hanya dipikirkan oleh pemerintah semata,” kata Ormuserai, Jumat (3/1). Ia tak memungkiri jika saat ini Distrik Jayapura Utara tengah kesulitan mendapatkan air bersih. Karenanya dianggap penting untuk memproteksi mata air yang masih mengalir. Hanya saja niat ini tak bisa hanya didorong oleh pemerintah tetapi perlu komitmen bersama dari masyarakat adat termasuk  ondoafi.

  “Kemarin saya dengar Pak Daniel Toto di Jayapura utara menyampaikan bahwa ia memiliki sumber mata air yang bisa membantu kebutuhan di Jayapura Utara tapi ini harus duduk bersama masyarakat kemudian disepakati untuk diproteksi sebab jika tidak akan rusak,” bebernya. Ormuserai mengatakan dari sekian banyak kali yang ada di Jayapura ternyata sebagian besar sudah mengering dan inilah yang membuat air bersih mulai sulit diperoleh. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *