Banyak Pelajaran Soal Air, Jayapura Harus Belajar

JAYAPURA – Musibah banjir di ibu kota Jakarta dan sekitarnya menjadi contoh konkrit soal bagaimana ganasnya alam jika ekosistem terganggu. Akan ada banyak biaya yang harus dikeluarkan untuk merehabilitasi kawasan atau daerah pasca bencana. Ini tentunya jauh lebih kecil jika yang dipilih adalah upaya antisipasi ketimbang rehabilitasi. Persoalan banjir seperti di Jakarta bukan tak pernah terjadi di Jayapura maupun Kabupaten Jayapura sehingga dari pengalaman tersebut paling tidak dua daerah ini sudah bisa belajar banyak.

“Jayapura pada Februari tahun 2015 lalu  pernah mengalami banjir bandang dan itu terulang pada 16 Maret 2019 sama seperti Kabupaten Jayapura. Banyak musibah karena faktor air yang intensitasnya tinggi dan kita patut belajar dari pengalaman itu,” kata Ketua Forum Peduli Port Numbay Green (FPPNG) Fredy Wanda. Ia melihat musibah banjir di Jakarta menyita perhatian warna secara nasional dan meski penanganannya ditangani secara keroyokan namun musibah tetap saja terjadi.

Nah untuk Jayapura yang masih memiliki pepohonan seharusnya tidak mengulang kesalahan  yang sama. “Rugi  kalau kita tidak belajar, masak harus mengulang kesalahan yang sama.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *