Lapak Jualan Pedagang di Kawasan Holtekamp Akan Ditata

Lapak yang telah dibangun pedagang di Kawasan Pantai Holtekamp. Pemkot akan mengatur lapak jualan ini dengan baik dan rapih dengan menggandeng pemilkik hak ulayat. (Priyadi/Cepos)

JAYAPURA-Dengan diresmikannya jalan dan jembatan youtefa oleh Presiden Joko Widodo pada bulan Agutus 2019. Kini jalan tersebut ramai dilewati masyarakat baik yang menuju arah Distrik Muara Tami, maupun Kabupaten Keerom dan sebaliknya ada yang ingin menuju arah Kota Jayapura.

  Selain masyarakat terbantu dalam akses jalan, tampaknya kini juga berpengaruh terhadap warga yang berjualan dengan membuat lapak di daerah haltekamp di lokasi jalan jembatan youtefa.

Kini banyak pedagang buah-buahan, sayuran-sayuran dan lainnya, kini membuka lapak di sana dengan meminta izin oleh pemilik hak ulayat setempat.

Menyikapi hal tersebut, Wali Kota Jayapura Dr Benhur Tomi Mano, MM.,meminta kepada pedagang dan pemilik hak ulayat tetap dalam mendirikan bangunan lapak tetap memperhatian jarak lapak dengan badan jalan dan nantinya akan ditata serta diatur rapi oleh pemerintah supaya tidak terlihat semrawut.

“Pembangunan lapak pedagang dari has jalan harus minimal 10 meter, saya sudah panggil pemilik hak ulayat dalam menyewakan tempatnya tetap ikuti aturan pemerintah dan mereka bersedia untuk kita tata supaya rapih, seragam karena ini jalan internasional, jadi harus diatur supaya lebih indah, pembeli juga nyaman,’’katanya, Kamis (2/1)kemarin.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *