Miras Jadi Pemicu Utama Pencurian dan Penganiyaan

Konferensi press akhir tahun yang digelar Kapolres Biak Numfor  AKBP Mada Indra Laksanta, SIK, MSi di ruang rapat Polres Biak Numfor, Selasa (31/12) malam. (Fiktor/Cepos)

  “Ya, khusus untuk kasus narkoba ini rata-rata didominasi ganja. Intinya yang sudah dinyatakan P21 itu sudah ada kasusnya tuntas,” tandasnya.

  Sementara untuk kasus kecelakaan lalu lintas (Lakalantas), lanjut Kapolres, pihaknya mencatat terjadi  233 Lakalantas sepanjang tahun 2019. Dari jumlah Lakalantas dimaksud, 14 diantaranya meninggal dunia,  lalu sebantak 197 orang dinyatakan luka berat dan 213 orang dinyatakan luka ringan. Akibat kejadian Lakalantas itu,  tercatat kerugian mencapai 476 juta.

   “Di Lakalantas ini kami juga mencapat kalau rata-rata pemicu utama terjadinya kecelakaan dipicu karena miras, selanjutnya disusul karena kecepatan kendaraan yang melebihi rata-rata dan kondisi kendaraan,” jelas Kapolres Mada Indra Laksanta.

  “Pelu juga diketahui bahwa dari analisis yang dilakukan, tercatat setiap 15 jam 12 menit 36 detik terjadi 1 tindak pidana, di wilayah Kabupaten Biak Numfor. Ini artinya, dalam dua hari terjadi lebih dari 3 kasus tindak pidana terjadi di wilayah Kabupaten Biak Numfor,” tambahnya.(itb/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *