2020, Disdik Mulai Reformasi Kurikulum

Laorens Wantik, S.Pd., M.Pd.Si., (Gratianus Silas/Cepos)

Kemudian, di daerah pedesaan menerapkan kurikulum dari daerah 3T dan daerah perkotaan. Dengan kata lain, dilakukan penguatan pada literasi dasar sebagaimana diterapkan di daerah 3T. Namun, di sisi lain, dilakukan pula penguatan di ilmu pengetahuan lainnya.

“Sementara di daerah kota, tentunya peningkatan mutu, dengan peserta didik tak lagi diberikan pembelajaran monoton, seperti soal pilihan ganda. Sebaliknya, lebih kepada pembelajan menarik nan kreatif, seperti halnya dengan memberikan soal yang mendorong siswa untuk bisa memberikan jawaban yang banyak dan bervariatif,” tambahnya. (gr/ary)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *