Tiga Kantor Distrik Ditemukan Tidak Laksanakan Pelayanan Publik

Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo, S.IP ketika melakukan reses dan menemukan Kantor Distrik Kaureh tertutup.

SENTANI-Ketua DPRD Kabupaten Jayapura, Klemens Hamo, S.IP geram setelah mengetahui 3 distrik yang ada di  wilayah pembangunan empat ditemukan kantornya dalam  keadaan tertutup alias tidak melaksanakan pelayanan publik. Ketiga distrik itu adalah  Distrik Yapsi, Unurum Guway dan Kaureh.

“Kami sangat kesal dengan hal ini, karena pada saat kunjungan reses kami ke wilayah pembangunan empat, kami temukan 3 distrik ini pintunya tertutup dan kita lihat di sana tidak ada satu pun staf atau kepala distriknya yang bertugas,” kata Ketua DPRD Kabupaten Jayapura Klemens Hamo kepada Cenderawasih Pos, Kamis (27/12).

Menurutnya, kondisi seperti ini sebenarnya sangat berpengaruh terhadap program atau visi misi dari Pemerintah Kabupaten Jayapura. Apalagi kata dia, saat ini Pemerintah Kabupaten Jayapura telah mencanangkan program pelimpahan sebagian kewenangan di tingkat distrik, diantaranya distrik sebagai pusat data, pemberdayaan dan pusat informasi.

Dia berharap agar hal ini mendapat respon cepat dari Bupati Jayapura Mathius Awoitauw bahkan bila perlu oknum kepala distrik yang bersangkutan dicopot dari jabatannya.

“Model seperti ini  lebih baik dipangkas atau dicopot  saja. Karena kinerjanya tidak begitu jelas yang dampaknya akan merusak nama baik pemerintah dan tentu sangat  merugikan masyarakat, ” tegasnya.

Dia berharap kepada seluruh kepala distrik yang berada di wilayah pembangunan 4 agar tidak meninggalkan tempat tugas, apalagi hanya menjalankan tugas di Gunung Merah Sentani. Karena pelayanan yang sesungguhnya itu seharusnya terjadi di tingkat distrik sesuai dengan wilayah administrasinya masing-masing.

“Jangan berkantor di Gunung Merah tetapi harus kembali ke tempat tugas masing-masing. Agar pelayanan publik bisa aktif dan apa yang menjadi visi misi bupati bisa terwujud,”pungkasnya. (roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *