Jemaat Korban Musibah Banjir, GIDI Eklesia Minilik Tetap Rayakan Natal

BAKAR LILIN- Salah seorang anak, saat membakar lilin disela-sela perayaan natal yang berlangsung di Gereja GIDI Jemaat Eklesia Minilik Polomo Sentani, Selasa (24/12). (GBI Eklesia Minilik for Cepos)

SENTANI- Meskipun masih dalam suasana musibah banjir bandang yang terjadi beberapa bulan lalu, tetapi hal ini tidak mengurangi semangat warga GIDI Jemaat Minilik Sentani untuk merayakan natal yang berlangsung di Gereja GIDI Eklesia Minilik yang berada di samping tempat penampungan di Polomo Sentani, Selasa (24/12).

Ketua Panitia Natal GIDI Jemaat Eklesia Milinik, Yoel Wakur, mengungkapkan bahwa meskipun pihaknya di Jemaat GIDI Eklesia Minilik merupakan korban musibah banjir bandang beberapa bulan yang lalu di Sentani, tetapi hal ini tidak mengurangi semangat dalam merayakan natal bersama di tahun 2019 ini.

“Walaupun kami masih dalam suasana musibah banjir bandang beberap bulan lalu, tetapi jemaat semua dengan semangat merayakan natal bersama di Jemaat GIDI Eklesia Minilik,” ungkapnya.

Menurut Yoel, perayaan natal tahun ini berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, sebab partisipasi jemaat untuk ikut menyumbang dalam mensukseskan perayaan natal di Jemaat GIDI Eklesia Minilik sangat luar biasa.

“Dana yang kami kumpulkan tahun ini sangat besar. Dana ini semua merupakan sumbangan dari jemaat,” ucapnya.

Sesuai dengan sub Thema perayaan natal tahun ini, yaitu menjadi agen perubahan dalam berbagi suka cita natal, maka Yoel, berpesan kepada generasi muda untuk menjauhkan diri dari hal-hal negatif seperti narkoba, miras, dan lain sebagainya.

“Saya berpesan kepada generasi muda untuk selalu menjadi agen perubahan dan menjauhkan diri dari hal-hal yang merupakan mereka sebagai generasi muda di Jemaat GIDI Eklesia Minilik,” pesannya. (bet).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *