Pemerintah Jamin Puskesmas-RSUD Tak Ada yang Tutup

Halaman Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jayapura. Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes menjamin Puskesmas-RSUD di Tanah Papua tetap beroperasi selama libur Natal dan Tahun Baru. (Gratianus Silas/Cepos)

JAYAPURA- Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes., mengeluarkan imbauan terhadap seluruh petugas kesehatan di tingkat kabupaten/kota di seluruh Papua, terkait dengan pelayanan kesehatan yang tak boleh terhenti selama libur Natal maupun  Tahun Baru.

“Dalam hal ini yang bekerja di puskesmas maupun di rumah sakit, khususnya di bagian yang memberikan pelayanan 24 jam, seperti halnya Instalasi Gawat Darurat (IGD), agar selama libur ini, pelayanan tidak boleh berhenti,” ujar drg. Aloysius Giyai, M.Kes., Senin (23/12) lalu.

Menurutnya, manajemen pembagian waktu kerja antar pegawai harus dilakukan secara baik, sehingga pelayanan kesehatan dapat terus berjalan.

“Kebanyakan selama ini, kalau Natal, maka pelayanan di rumah sakit dilakukan oleh teman-teman beragama lain. Sebaliknya, ketika Idul Fitri, maka teman-teman Nasrani dan teman-teman beragama lain, selain Muslim, yang akan memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit maupun puskesmas. Makanya, ini tinggal bagaimana pengaturan waktu kerja dilakukan secara baik,” tambahnya.

Sebelumnya, drg. Giyai, yang juga merupakan Plt. Direktur RSUD Jayapura, membeberkan bahwa pelayanan Instalasi Gawat Darurat (IGD) RSUD Jayapura akan beroperasi 24 jam tiap harinya, bahkan saat perayaan Natal.

“Pelayanan IGD akan berjalan 24 jam. Dengan kata lain, tidak ada istilah libur atau tutup,” terangnya.

Sementara itu, sambung drg. Goyai, poli klinik RSUD Jayapura akan diatur jadwal operasionalnya, dalam hal ini ada waktu kapan beroperasi dan kapan tidak beroperasi.

“Sementara untuk tenaga medis, akan kami sirkulasi. Tentunya, pelayanan akan berjalan seperti biasa karena kami akan mengaturnya. Pada hari raya, Malam Kudus maupun Natal, kami sirkulasi tenaga medis, sehingga teman-teman yang bukan Nasrani yang akan standby memberikan pelayanan bagi pasien,” pungkasnya. (gr/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *