Pemabuk Makin Marak, Bupati  Undang Kapolres 

Bupati Jhon Richard Banua, SE, MSi (Denny/ Cepos)

WAMENA – Bupati Jayawijaya, Jhon Richard Banua segera mengundang Kapolres Jayawijaya AKPB Dominggus Rumaropen untuk membahas  masalah penanggulangan orang mabuk yang dinilai  semakin banyak jelang natal dan tahun baru di Kota Wamena, dan pemandangan ini dapat dilihat di hampir sudut Kota Wamena.

   Menurutnya, Pemda memiliki peraturan daerah yang pernah diubah. Cuma  sampai sekarang ini berbenturan dengan peraturan hukum yang berlaku di negara ini, sehingga ia akan mencoba melakukan koordinasi kembali untuk  membuat peraturan atau sansi yang tepat bagi penjual miras.

  “Ini harus punya sanksi sendiri dimana orang yang menjual dan membuat dengan orang yang menkonsumsi miras. Jayawijaya memiliki peraturan daerah tentang larangan peredaran, pembuatan minuman keras, namun banyak orang mabuk.”ungkapnya Jumat (20/12) kemarin.

   Bupati Jayawijaya berencana akan undang Kapolres serta Dandim lagi untuk kita tingkatkan razia minuman keras karena dapat dilihat di mana-mana orang mabuk tambah banyak. Pada pertemuan yang nantinya dilakukan, akan dibahas terkait sanksi perda yang belum berjalan maksimal.

  Bupati menyampaikan terimakasih kepada tokoh agama yang membantu pemerintah dengan melaporkan perjudian di wilayah ini. Dan laporan itu telah ditindak lanjuti oleh Polres Jayawijaya, ia juga meminta kepada tokoh agama untuk berperan dalam membongkar tempat –tempat pembuatan miras dalam Kota Wamena ataupun di luar kota. (jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *