PDAM Harus Sikapi Baik Kebutuhan Masyarakat

 Iwanggin Sabar Olif (Elfira/Cepos)

Pelanggan Sudah Bayar Air, Tolong Diperhatikan

JAYAPURA- Menanggapi adanya air PDAM yang tidak berjalan kurang lebih 4 bulan kepada warga di Polimak, maka Ombudsman Republik Indonesia Perwakilan Provinsi Papua, meminta kepada pemerintah daerah dalam hal ini Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM), untuk menyikapi hal ini secara baik dan serius.

Kepala Ombudsman RI Perwakilan Papua, Iwanggin Sabar Olif, mengungkapkan bahwa air merupakan salah satu kebutuhan publik atau masyarakat yang paling mendasar di masyarakat, sehingga memang harus dipenuhi kebutuhan dasar ini secara baik. “Layanan dasar itu termasuk air. Ini layanan-layanan dasar yang harus dipenuhi oleh pemerintah,” ungkapnya kepada Cenderawasih Pos, saat dihubungi melalui telepon selulernya, Jumat (20/12).

Kata Iwanggin, ada antara hak dan kewajiban, sehingga kewajiban masyarakat atau pelanggan adalah membayar air, sehingga haknya harus diterima dengan adanya pelayanan air secara maksimal. Apalagi warga tidak hanya memakai air saja, tetapi membayarnya, sehingga antara hak dan kewajiban harus diperhatikan secara baik-baik.

“Ini yang harus diperhatikan. Dimana jika kewajiban masyarakat sudah membayar air setiap bulan, maka haknya untuk menerima air juga harus diperhatikan secara baik,” ucapnya.

Iwanggin, berharap pihak yang mengurus air dalam hal ini PDAM bisa memperhatikan ini secara baik dan maksimal, sebab air merupakan layanan dasar. Sama seperti juga misalnya kesehatan, pendidikan, listrik dan lain sebagainya.

Tidak hanya itu, Iwanggin mengingatkan kepada warga masyarakat untuk memiliki meteran air di rumahnya masing-masing dan tidak boleh melakukan pemasangan secara liar atau membocorkan pipa, karena ini diketegorikan sebagai sesuatu yang salah. (bet/wen)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *