Bangun Pos Terpadu di Bandara Wamena

Suasana Bandara Wamena yang mulai dipadati para penumpang untuk melakukan mudik Natal dan Tahun Baru, Jumat (20/12). (Denny/Cepos)

WAMENA- Kapolres Jayawijaya melalui Kabag Ops AKP Riklof Tahapari mengungkapkan bahwa dalam rangka pengamanan natal dan tahun baru, khususnya di kawasan Bandara Wamena, maka pihaknya membangun Pos terpadu, mulai 23 Desember  hingga Januari mendatang.

  Menurutnya, Pos Terpadu ini diharapkan bisa membantu masyarakat yang melakukan aktifitas untuk mudik mendapatkan pelayanan yang mudah baik untuk keamanan, Informasi penerbangan, penjualan tiket dan Kesehatan.

  “Kita akan mulai buka Pos terpadu ini 23 Desember mendatang, kami dari kepolisian sudah mulai dengan apel gelar pasukan Operasi Lilin Matoa 2019, sehingga dalam waktu dekat ini kita akan buat pos terpadu,” ungkapnya Jumat (20/12) kemarin.

   Menurut Kabag Ops Polres Jayawijaya, dalam pelayanan Pos terpadu ini akan melibatkan beberapa instansi yang berkepentingan dalam Bandara Wamena dan   instansi pemerintahan, dalam memberikan pelayanan yang dekat dengan masyarakat yang akan mudik dari Jayawijaya.

  “Kita libatkan UPBU kelas I Wamena, Detasesmen TNI AU Wamena, dan juga Pelayanan Medis karena dalam mudik ini mungkin saja ada warga yang sakit dan membutuhkan perawatan, sehingga perlu ada petugas medis yang ditempatkan di pos terpadu,”jelas Riklof.

  Pihaknya juga tetap mengantisipasi masalah percaloan yang sering terjadi pada saat banyaknya penumpang yang ingin berangkat dari Bandara Wamena. “Biasanya dalam hari besar seperti ini sering kali dimanfaatkan oknum –oknum untuk menjual tiket dengan harga yang tidak wajar,”katanya.

  Ia menegaskan kepada masyarakat apabila membeli tiket dengan harga yang tidak wajar dari orang atau tidak di tempat penjualan tiket resmi bisa segera melaporkan ke pos terpadu di Bandara Wamena dan Pihaknya akan mengambil tindakan dari oknum yang menjual tiket dengah harga yang tidak wajar itu agar tak ada banyak korban.

  “Kita sudah melakukan koordinasi dengan pihak UPBU Wamena untuk melakukan pengawasan khususnya dalam penjualan tiket dan peredaran calo di Bandara Wamena, sehingga tidak ada masyarakat yang dirugikan,”bebernya.(jo/tri)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *