Manfaatkan Libur Sebagai Libur Ibadah 

NATAL BERSAMA: Wabup Pegubin, Decky Deal, SIP., (paling kanan) bersama Wakil Ketua  I DPRD Pegubin, Lester Apintamon, A.Md., S.Sos dan Forkompimda saat mengikuti ibadah Natal bersama di Lapangan Kantor Bupati Pegunungan Bintang, Rabu (18/12). (Noel/Cepos)

Pesan Wabup Decky Deal pada Perayaan Natal Bersama Pegubin

OKSIBIL-Wali Bupati Pegunungan Bintang (Pegubin) Decky Deal, SIP., berharap seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) dan masyarakat di Kabupaten Pegubin untuk memanfaatkan libur Natal di minggu adven ini sebagai minggu ibadah bukan pesta pora yang merugikan dirinya dan orang lain.

“Saya minta kepada seluruh masyarakat dan ASN Pegunungan Bintang manfaatkan libur ini sebagai libur ibadah. Bukan libur berpesta yang merugikan diri sendiri keluarga. Ini harus di perhatikan,” tegasnya saat memberikan pesan Natal pada perayaan Natal Bersama ASN bersama TNI-Polri di Lapangan Kantor Bupati Pegunungan Bintang,  Rabu, (18/12).

Wabup Decky Deal yang menyampampaikan selamat Natal dan Tahun Baru kepada ASN di lingkungan Pemkab Pegubin, meminta agar ASN yang berlibur keluar daerah harus menjaga diri dan usahakan tetap sehat.

“Jangan jadikan hari libur ini untuk bunuh diri. ASN dan masyarakat mari bersyukur untuk kebaikan Tuhan. Jangan sampai kalian hanya tingalkan nama di sini, (Pegubin),” katanya.

Dia pun bersyukur atas tuntunan Tuhan selama 1 tahun bersama ASN dan masyarakat. Wabup Decky Deal berharap tahun baru menjadi semangat baru bagi ASN untuk terus memberikan pelayanan penyelenggaraan pemerintahan, pelaksanaan pembangunan dan pembinaan kemasyarakatan lebih optimal lagi.

Ibadah yang berlangsung dengan kesederhanaan itu, melibatkan seluruh ASN dan anggota TNI-Polri bersama masyarakat berlangsung hikmat dan penuh sukacita.

Sementara itu, Pendeta Anselmus Taplo, S.Th., dalam khotbanya mengatakan, Yesus lahir untuk semua orang. Maka siapapun harus merendah diri dan merasakan damai serta kasih Natal itu.

“Tuhan Yesus Kristus lahir tidak hanya untuk orang Kristen saja, Islam saja dan Buddha saja. Tapi kelahiran-Nya untuk semua orang di bumi ini. Untuk itu, marilah kita hidup dalam persaudaraan antara sesama kita,” tuturnya.

Dalam khotbahnya yang diangkat dari Injil Yohanes Pasal 15 : 9 – 17, Pdt. Anselmus Taplo mengatakan Tuhan memberi perintah untuk saling mengasihi. Apalagi  kelahiran Yesus di kandang yang hina demi manusia  yang sempurna ini agar hidup dalam Dia dan saling mengasihi.

Dikatakan, kedatangan Kristus sudah mendamaikan manusia. Sebab masa Adam dan Hawa, manusia sudah jatuh dalam dosa di Taman Eden dan saat itulah manusia terpisah dari Tuhan. Manusia menurutnya sudah berusaha dengan cara untuk berdamai dengan Allah tapi tidak bisa.

“Tetapi Tuhan yang berdamai dengan kita dengan kelahiran  Yesus Kristus.  Seperti Bapa telah mengasihi Aku, demikianlah juga Aku telah mengasihi kamu; tinggallah di dalam kasih-Ku itu. Jikalau kamu menuruti perintah-Ku, kamu akan tinggal di dalam kasih-Ku, seperti Aku menuruti perintah Bapa-Ku dan tinggal di dalam kasih-Nya. Semuanya itu Kukatakan kepadamu, supaya sukacita-Ku ada di dalam kamu dan sukacitamu menjadi penuh. Inilah perintah-Ku, yaitu supaya kamu saling mengasihi, seperti Aku telah mengasihi kamu,” katanya saat mengutip ayat Alkitab.

Ditambahkan, kehadiran Tuhan sebagai sahabat bagi semua orang di dunia, karena sahabat bisa merasakan perasaan sahabatnya.

“Kamu adalah sahabat-Ku, jikalau kamu berbuat apa yang Kuperintahkan kepadamu. Aku tidak menyebut kamu lagi hamba, sebab hamba tidak tahu, apa yang diperbuat oleh tuannya, tetapi Aku menyebut kamu sahabat, karena Aku telah memberitahukan kepada kamu segala sesuatu yang telah Kudengar dari Bapa-Ku. Bukan kamu yang memilih Aku, tetapi Akulah yang memilih kamu. Dan Aku telah menetapkan kamu, supaya kamu pergi dan menghasilkan buah dan buahmu itu tetap, supaya apa yang kamu minta kepada Bapa dalam nama-Ku, diberikan-Nya kepadamu. Inilah perintah-Ku kepadamu kasihilah seorang akan yang lain,” tambahnya.

“Yesus mau kita harus saling mengasihi. Karena Yesus sudah mati di kayu salib dan semua persoalan kita telah usai, maka Dia mau untuk kita hidup di dalam Dia dan bersahabat kepada semua orang,” sambungnya.

Di tempat yang sama, Ketua Panitia Perayaan Natal Pemda, Yermias Tapyor SKM., mengatakan, perayaan Natal  ini tidak hanya melibatkan umat Kristen dari berbagai denominasi gereja tetapi melibatkan juga umat Muslim.

“Natal tahun ini hanya sederhana namun memberi hikmah. Kami harapkan Natal ini membawa damai. Selain itu, jelang Natal ada berbagai kegiatan. Bakti sosial, lomba group band dan lomba pondok Natal,” ungkapnya.

Dalam acara tersebut juga dilakukan pembagian hadiah lomba dan pemberian hadiah Natal bagi para janda.(oel/nat)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *