Pemalangan Venue PON Disesalkan

SENTANI- Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jayapura melalui Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura menyesalkan tindakan masyarakat yang kembali melakukan pemalangan terhadap fasilitas PON di Stadion Utama Papua Bangkit.

” Kita akan menjadi tuan rumah PON, harusnya mengenai hal-hal seperti ini tidak sampai ke tingkat seperti itu,”kata Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Kabupaten Jayapura, Yaan Yoku saat dihubungi media ini melalui sambungan teleponnya, Senin (16/12).

Dia menjelaskan, dari sisi penanganannya, beberapa waktu lalu Bupati Jayapura sudah membantu untuk melakukan mediasi dengan pihak terkait. Tetapi seharusnya penyelesaian mengenai masalah pemalangan dan lainnya di Stadion Papua Bangkit merupakan tanggung jawab dari Pemerintah Provinsi Papua.

” Itu tanggung jawab provinsi untuk menyelesaikan apa tuntutan masyarakat,” tegasnya.

Lanjut dia, Pemkab Jayapura sebagai pemilik wilayah atas berdirinya Stadion Papua Bangkit, hanya bisa melakukan komunikasi dengan masyarakat. Untuk itu, dia berharap kepada Pemerintah Provinsi Papua melalui instansi teknis terkait supaya segera menyelesaikan persoalan ini. Mengingat waktu pelaksanaan PON sudah semakin dekat. Sehingga sangat diharapkan suasana seperti ini yang mengganggu proses penyelenggaraan kegiatan nasional itu semestinya tidak harus terjadi lagi.

“Yang disesali ketika PON sudah di depan mata, jangan lagi muncul persoalan seperti ini,  kan bukan saja milik pemerintah tetapi ini menyangkut harga diri masyarakat Papua, ini sangat disayangkan,” ucapnya.

Dia menambahkan, belakangan ini hampir semua pekerjaan venue PON mengalami keterlambatan  untuk mencapai target karena salah satu faktornya itu aksi pemalangan yang dilakukan  maayarakat.

“Yang dipalang ini hanya di Kabupaten Jayapura dan di Kota Jayapura sedangkan di daerah lain tidak,” tambahnya.(roy/tho)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *